ANALISA PENYEBAB PENURUNAN DAYA SAING PRODUKS SUSU SAPI DALAM NEGERI TERHADAP SUSU SAPI IMPOR DI INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN BARRIER ANALYSIS

KHOIRINA TIFANI , TERZI (2011) ANALISA PENYEBAB PENURUNAN DAYA SAING PRODUKS SUSU SAPI DALAM NEGERI TERHADAP SUSU SAPI IMPOR DI INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN BARRIER ANALYSIS. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
58Kb

Abstract

Abstrak Peternakan Indonesia dituntut untuk dapat bersaing ketat dengan peternakan negara lain bukan saja dalam merebut pasar internasional tapi juga dalam merebut pasar dalam negeri Indonesia. Namun kondisi yang ada pada saat ini, kuantitas panen susu perah yang tidak mampu mencukupi permintaan IPS , kualitas susu perah lokal yang tidak memenuhi standard milk codex, dan harganya yang lebih tinggi dari susu impor membuat peternak lokal kalah bersaing dengan negara-negara pengekspor susu dunia. Industri pengolahan susu di Indonesia lebih memilih menggunakan susu impor dengan kualitas lebih baik dan harga lebih murah dari susu lokal. Mengingat kondisi geografis, ekologi dan kesuburan lahan di beberapa wilayah Indonesia memiliki karakteristik yang cocok dalam pengembangan peternakan sapi perah (agribisnis persusuan) serta besarnya kekurangan pasokan susu dalam negeri, sebenarnya banyak sekali kerugian yang diperoleh Indonsia akibat diberlakukannya kebijakan impor susu. Sehingga dibutuhkan analisa untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dari penurunan daya saing susu sapi Indonesia terhadap susu sapi impor di Industri Pengolahan Susu. Analisa yang digunakan adalah analisa dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) atau analisa pohon kegagalan dimana akan dapat diketahui akar penyebab terjadinya suatu permasalahan. Sedangkan Barrier Analysis adalah proses sistematik yang digunakan untuk mengidentifikasi hambatan fisik, administrasi dan prosedur atau mengontrol tindakan pencegahan masalah yang dapat mencegah masalah terjadi kembali. Hasil analisa menunjukkan permasalahan utama tidak hanya terjadi karena faktor kebijakan pemerintah, akan tetapi banyak juga disebabkan oleh faktor intern peternakan sendiri. Dari penelusuran akar penyebab permasalahan , dibuat troubleshooting yang berisi petunjuk pemecahan masalah jika permasalahan tersebut terjadi kembali baik troubleshooting permasalahan produktifitas, kuantitas maupun harga susu segar lokal yang tidak kompetitif terhadap susu segar impor dan rekomendasi tindakan perbaikan yang meliputi aspek man, methode, material, machine, mother nature, dan maintenance. Abstract Indonesia’s animal husbandry is demanded for competing with other’s country’s animal husbandry not only for grabbing international market but also national one. However, the condition are quantity of dairy product can’t fill dairy processing industry demand, the quality doesn’t appropriate standard milk codecs, and the price is more expensive than import milk production make local breeders don’t compete withworld milk exporter countries. Indonesian dairy processing industries choose import milk with the higher quality and cheeper price than local milk. Based on geographic condition, ecology, and the fertile land in some Indonesian regions that very suitable for dairy or agribisnis development, and lack of local production, Indonesia is lossy. So, it needs analysis for identifying root cause the decline competitiveness Indonesian dairy product to import ones in dairy processing industry. Using Fault Tree Analysis (FTA) method will be known the root cause of the problems. Whereas Barrier Analysis is the systematic process which is used for identifying physic, administrative, and procedural barriers, and control the barrier for preventing the problem repeated. The analysis result indicate the main problem are not only caused by the government policy but also the intern dairy factors.. From the run down of the root cause, will be made troubleshooting as the guideline the problem solving if the problem repeated. Troubleshooting consist of , the condition are quantity of dairy product can’t fill dairy processing industry demand, the quality doesn’t appropriate standard milk codecs, and the price is more expensive than import milk production troubleshooting. Beside troubleshooting, recommendations are made. They consist of man, methode, material, machine, mother nature, dan maintenanceaspect.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Kata kunci: competitivaness, fault tree analysis, barrier analysis, troubleshooting, recommendation
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:33334
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:09 Feb 2012 14:35
Last Modified:09 Feb 2012 14:35

Repository Staff Only: item control page