Analisis Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana dalam Pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Kota Surabaya

HARNANI, Baiq dewi (2011) Analisis Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana dalam Pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Kota Surabaya. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
12Kb
[img]
Preview
PDF
38Kb
[img]
Preview
PDF
13Kb
[img]
Preview
PDF
26Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Program Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2011 ABSTRAK Baiq Dewi Harnani Analisis Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana dalam Pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Kota Surabaya XV + 136 halaman + 28 tabel + 2 gambar + 10 lampiran PIK-R merupakan wadah bagi remaja untuk mengerti dan memahami kesehatan yang berhubungan dengan seksualitas, HIV/ AIDS dan Napza secara benar. Masalah dalam pembinaan PIK-R oleh PKB adalah dari 32 PIK-R, yang masih berjalan sampai tahun 2011 hanya 2 PIK-R. Diduga yang menjadi penyebabnya adalah kemampuan PKB dalam memberikan pembinaan masih belum sesuai dengan kapasitasnya sebagai Pembina PIK-R dan keterbatasan dana yang akan mempengaruhi pembinaan PIK-R oleh PKB di lapangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini menjelaskan kinerja PKB dalam pembinaan PIK-R di Kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam pada 4 orang PKB sebagai informan utama. Sebagai informan triangulasi dipilih 4 orang remaja pelaksana prigram PIK-R dan Kepala Bidang dan Kepala Sub Bidang KB dari Bappemas Kota Surabaya. Analisa data menggunakan metode pengolahan diskripsi (Conten analisis). Program pembinaan PIK-R oleh PKB sebenarnya sudah ada dukungan dari Bappemas Kota Surabaya berupa SK sebagai pembina PIK-R di lapangan, namun hal tersebut belum didukung dengan kemampuan PKB selaku pembina PIK-R di lapangan belum sesuai dengan kapasitasnya sebagai pembina PIK-R. Kurangnya pengarahan dari pimpinan sehingga PKB kurang bersemangat dalam menjalankan tugasnya. Keterbatasan dana untuk kegiatan, juga mempengaruhi pelaksanaan pembinaan PIK-R. Untuk kinerja PKB dalam pembinaan PIK-R, 1 hal yang belum sesuai yaitu kualitas. Dalam hal kualitas, sebagian PKB memberikan pembinaan tanpa persiapan yang baik, tidak menguasai materi pembinaan, remaja tidak aktif da tidak antusias menerima pembianaan yang diberikan. Kesimpulan yang didapat bahwa kinerja PKB dalam pembinaan PIK-R masih perlu ditingkatkan lagi. Berdasarkan penelitian ini maka dapat direkomendasikan bahwa tetap melaksanakan program PIK-R, namun perlu peninjauan kembali kebijakan sarana prasarana pendukung pembinaan PIK-R termasuk imbalan untuk PKB terkait program PIK-R dan pelatihan untuk PKB terkait program PIK-R. Kata kunci : PIK-R, Analisis Kinerja, PKB Kepustakaan : 47 ( 1997 – 2010 ) Diponegoro University Postgraduate Program Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2011 ABSTRACT Baiq Dewi Harnani Analysis on the Performance of Family Planning Counselor in the Development of Adolescent Information and Counseling Center in Surabaya xv +136 pages + 28 tables + 2 figures + 10 enclosures Adolescent information and counseling center (PIK-R) was the place for youth to understand correctly on health related to sexuality, HIV/AIDS and Napza. Problem in the development of PIK-R by family planning counselor (PKB) was indicated by the fact that among 32 PIK-R that were registered only two of them that were still in operation until 2011. The suspected cause of it was the ability of PKB in giving assistance was still unsuitable with their capacity as PIK-R supervisor and there was limitation of funding that affecting PIK-R development by PKB in the field. This was a descriptive qualitative study. The objective of this study was to explain PKB performance in giving assistance to PIK-R in Surabaya city. Data was collected using in-depth interview technique to 4 PKBs as the main informants. Triangulation informants were 4 youths as executors of PIK-R program, unit and sub-unit heads of Bappemas Surabaya city. Data was analyzed using content analysis. PIK-R development program by PKB was actually supported by Bappemas Surabaya city in the form of decree stating that PKB was as PIK-R field supervisor. Unfortunately it had not been supported by suitable ability of PKB as field supervisor of PIK-R. Lacking of briefing from the PKB leader caused low motivation of the field PKB when doing their duty. Funding limitation for activities also affected the implementation of PIK-R development. One thing that was still not suitable in the PKB work performance was a quality. Most of PKB gave assistance without good preparation and did not master the materials. As a consequence, youth did not actively and enthusiastically receive the assistance. In conclusion, the work performance of PKB in the development of PIK-R requires to be improved. Based on this study, it is recommended that PKB should keep implementing PIK-R program but the policy on supporting facilities for PIK-R development including giving rewards for PKB and for PKB training related to PIK-R needs to be reviewed. Key words : PIK-R, work performance analysis, PKB Bibliography : 47 (1997 – 2010)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:33297
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:09 Feb 2012 11:02
Last Modified:09 Feb 2012 11:02

Repository Staff Only: item control page