ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN KLASTER INDUSTRI BATIK PEKALONGAN (Studi Kasus: Klaster Industri Kauman, Pesindon & Jenggot) NAMA : PRIMA ANINDYA JATI

ANINDYA JATI, PRIMA (2011) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN KLASTER INDUSTRI BATIK PEKALONGAN (Studi Kasus: Klaster Industri Kauman, Pesindon & Jenggot) NAMA : PRIMA ANINDYA JATI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
222Kb

Abstract

Abstrak Dalam rangka pengembangan potensi ekonomi lokal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki wacana untuk mengembangkan klaster kota Pekalongan khususnya dalam pengembangan batik sebagai salah satu potensi ekonomi lokal pada wilayah tersebut. Namun demikian, sampai saat ini realisasi dari pengembangan klaster tersebut masih belum dilaksanakan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari masih kurangnya kerjasama yang dilakukan dalam klaster. Akibatnya, pertumbuhan klaster batik di Pekalongan mengalami beberapa hambatan yang mendasar. Seperti membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dan mengkondisikan kerjasama yang baik dalam klaster. Seharusnya, sebagai klaster industri yang maju keberadaannya dapat mendorong perkembangan klaster batik lainnya. Terkait dengan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang analisa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan klaster Batik Pekalongan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kondisi klaster Batik Pekalongan dan menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan klaster. Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberi rekomendasi usulan untuk meningkatkan pertumbuhan klaster batik Pekalongan. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah metode analisis Partial Least Square (PLS) melalui pendekatan second order. Obyek penelitian adalah Pengusaha dalam Tiga klaster yaitu Klaster Kampoeng Batik Kauman, Klaster Kampung Wisata Pesindon dan Klaster Batik Jenggot. Dari hasil pengolahan data diperoleh hasil bahwa pada Klaster Kampoeng Batik faktor yang mempengaruhi pertumbuhan klaster antara lain kondisi permintaan, industri pendukung dan terkait, strategi dan persaingan usaha dan peran pemerintah. Sedangkan Kauman Klaster Kampung Wisata Pesindon yang mempengaruhi pertumbuhan klaster antara lain Faktor Kondisi, industri pendukung dan terkait, strategi dan persaingan usaha dan peran pemerintah dan Pertumbuhan Klaster Batik Jenggot dipengaruhi oleh lima faktor keseluruhan dalam model Porter. Selain itu dari nilai path coefficient faktor yang paling berpengaruh untuk ketiga klaster adalah kondisi persaingan dan strategi usaha.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Kata Kunci: Klaster, Model Porter’s, Batik Pekalongan, Pertumbuhan,Partial Least Square
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:33240
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:08 Feb 2012 13:35
Last Modified:08 Feb 2012 13:35

Repository Staff Only: item control page