POTENSI KEBAHARIAN JEPARA SEBAGAI SATU LANDASAN MEWUJUDKAN MODEL REVITALISASI KOTA PELABUHAN

Dra. Sri, Indrahti, M.Hum. (2010) POTENSI KEBAHARIAN JEPARA SEBAGAI SATU LANDASAN MEWUJUDKAN MODEL REVITALISASI KOTA PELABUHAN. Citra Leka dan Sabda .

[img]Microsoft Word (sejarah) - Published Version
1973Kb
[img]
Preview
PDF (Word to PDF conversion (via antiword) conversion from application/msword to application/pdf)
46Kb

Abstract

ABSTRACT Potensi sosial budaya masyarakat Jepara yang mempunyai orientasi pengembangan pada wilayah pantai cukup banyak. Potensi budaya tearsebut meliputi kebijakan pemerintah, lokasi peninggalan sejarah yang sekaligus difungsikan sebagai cagar budaya, upacara tradisional dengan nilai-nilai kebaharian yang dijasikan sebagai daya tarik wisatawan, kerajinan yang berakar pada budaya laut serta tempat-tempat wisata yang dimungkinkan sebagai arena dunia fantasi yang mempunyai lokasi di laut. Potensi kebaharian tersebut dapat dimanfaatkan untuk model revitalisasi kota pelabuhan karena telah ditunjang oleh kebijakan pemerintah berdasarkan pada Renstrada Jepara tahun 2002-2007, salah satunya mengenai perencanaan penggunaan ruang. Beberapa situs peninggalan yang mempunyai keterkaitan dengan peran jepara sebagai kota pelabuhan dijadikan cagar budaya. Situs sejarah yang dimaksud antara lain makam ratu Kalinyamat, masjid Mantinga, benteng VOC dan benteng Portugis. Tempat-tempat tersebut mempunyai peran penting dalam perjalanan sejarah Jepara sebagai kota pelabuhan. Key words : budaya kebaharian, benteng, upacara tradisional

Item Type:Article
Subjects:D History General and Old World > D History (General)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of History
ID Code:3263
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:11 Jan 2010 14:06
Last Modified:11 Jan 2010 14:06

Repository Staff Only: item control page