Faktor Determinan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Wanita

Suci Widiastuti, Suci Widiastuti (2011) Faktor Determinan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Wanita. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Undergraduate Thesis) - Published Version
755Kb

Abstract

Latar Belakang: Partisipasi wanita dalam kegiatan ekonomi bukan merupakan fenomena yang baru di Indonesia. Jumlah pekerja wanita setiap tahun semakin meningkat. Namun, status kesehatan maupun gizi pekerja wanita umumnya belum mendapat perhatian yang baik. Hal ini dapat mengakibatkan produktivitas tenaga kerja wanita lebih rendah daripada laki-laki. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan produktivitas kerja pada pekerja wanita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 pekerja wanita diambil dengan metode simple random sampling. Data asupan energi diperoleh melalui kuesioner food recall 3 x 24 jam. Indeks Massa Tubuh (IMT) diukur dengan menggunakan metode antropometri. Persentase lemak tubuh diukur dengan menggunakan Bioelectric Impedance Analyzer (BIA). Kadar hemoglobin diukur dengan menggunakan metode cyanmethemoglobin, dan data produktivitas kerja diperoleh melalui perbandingan total sarung yang berhasil ditenun pekerja wanita selama 5 hari kerja dengan target perusahaan pada waktu tersebut (6 sarung). Analisis data dengan Shapiro wilk, rank spearman, dan regresi linier ganda. Hasil: Sebagian besar subjek (45%) mengalami defisiensi asupan energi. Sebanyak 37,5% subjek termasuk underweight. Lebih dari separuh subjek (70%) diklasifikasikan dalam persentase lemak tubuh normal. Sebanyak 37,5% subjek mengalami anemia, dan 35% subjek termasuk kategori tidak produktif. Terdapat hubungan antara asupan energi, persentase lemak tubuh, IMT dan kadar hemoglobin dengan produktivitas kerja (p= 0,016; p= 0,013; p= 0,043; p= 0,000). Sedangkan variabel yang paling berhubungan dengan produktivitas kerja pada pekerja wanita adalah kadar hemoglobin ( adjusted R2 = 0,348). Kesimpulan: Kadar hemoglobin merupakan variabel yang paling berhubungan dengan produktivitas kerja.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:: Faktor Determinan, Asupan Energi, IMT, Persentase Lemak Tubuh, Kadar Hemoglobin, Produktivitas Kerja
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:32556
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:21 Jan 2012 07:38
Last Modified:21 Jan 2012 07:38

Repository Staff Only: item control page