EKSTRAKSI ASPHALTENE DARI MINYAK BUMI

Siswadi, Adharatiwi Dida and Permatasari, Gita (2009) EKSTRAKSI ASPHALTENE DARI MINYAK BUMI. In: "Seminar Tugas Akhir S1 Teknik Kimia Universitas Diponegoro 2009", Jurusan Teknik Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF
188Kb

Abstract

Analisis elemental yang menentukan kadar-kadar unsur karbon, hidrogen, belerang, nitrogen, oksigen dan logam-logam tidak memberi gambaran mengenai karakter dan sifat minyak bumi. Salah satu analisa komposisi minyak bumi yang sering digunakan adalah metode SARA (Saturate, Aromatics, Resin, dan Asphaltene). Metode SARA diawali dengan ekstraksi asphaltene menggunakan solven yang umum digunakan seperti n-heptana dan n-pentana. Selama ini belum ada penelitian yang menggunakan n-hexana sebagai solven yang dapat digunakan pada proses ekstraksi asphaltene. Dalam literatur, solven dengan rantai karbon makin panjang, maka akan didapat sedikit asphaltene. Hal inilah yang menjadi pertimbangan penggunaan n-hexana sebagai solven dibanding n-heptana. Salah satu parameter keberhasilan dalam proses ekstraksi asphaltene supaya didapatkan asphaltene dalam jumlah yang maksimal adalah komposisi antara minyak bumi dan n-hexana. Penelitian ini akan membahas tentang pengaruh komposisi minyak bumi sebagai feed dan n-hexana sebagai solven pada ekstraksi asphaltene. Pada ekstraksi asphaltene ini menggunakan perbandingan berat sampel minyak bumi (g) dengan volume solven n-hexane (ml) antara lain 1:20, 1:25, 1:30, dan 1:35.

Item Type:Conference or Workshop Item (Other)
Uncontrolled Keywords:ekstraksi asphaltene; n-hexana
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
ID Code:3216
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:08 Jan 2010 14:23
Last Modified:08 Jan 2010 14:23

Repository Staff Only: item control page