IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI RSUD R.A.A SOEWONDO KABUPATEN PATI JAWA TENGAH

Susotya Murti, Rizky (2011) IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI RSUD R.A.A SOEWONDO KABUPATEN PATI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (Jurusan Ilmu Pemerintahan) - Submitted Version
57Kb

Abstract

Penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk memperoleh penjelasan yang pasti mengenai tata laksana pelayanan terkait dengan implementasi Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) yang dilaksanakan oleh pihak RSUD R.A.A Soewondo sebagai aktor/pelaksana program yang ada di daerah. Ripley dan Franklin(1986) berpendapat bahwa Implementasi dapat dilihat setelah undang-undang ditetapkan dengan memberikan otoritas program kebijakan, keuntungan, atau suatu jenis keluaran yang nyata. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan tiga indikator yang antara lain meliputi indikator input, proses dan output. Metode tersebut dipilih dengan maksud untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan Program pelayanan JAMKESMAS dari pihak rumah sakit. Setelah dilakukan penelitian terhadap ketiga indikator tersebut diperoleh hasil yang menyebutkan bahwa, ada beberapa kendala dalam pengimplementasian Program pelayanan JAMKESMAS di RSUD R.A.A Soewondo. Pada indikator input, terkait dengan jumlah SDM, terdapat kekurangan tenaga perawat untuk keseluruhan ruang rawat inap di rumah sakit yang sampai saat ini belum sesuai dengan rasio perbandingan jumlah perawat dan tempat tidur, terutama ruang kelas III. Kemudian mengenai sarana dan prasarana, dengan disediakannya satu loket pendaftaran pasien JAMKESMAS pada layanan rawat jalan, justru memberikan kesan berbelit-belit terhadap proses pelayanan karena dirasa kurang efektif serta memakan waktu lebih lama. Selanjutnya kaitannya terhadap indikator proses, dari pelayanan yang diberikan selama ini, masyarakat cenderung mendapatkan kemudahan atas setiap akses pelayanan yang mereka gunakan. Terkecuali untuk jenis pelayanan darah, masih terdapat beberapa pasien yang mengeluh harus mengambil darah sendiri di PMI. Secara umum dari serangkaian penelitian tersebut, masyarakat memberikan penilaian baik atas kemudahan yang diberikan oleh pihak rumah sakit terkait dengan pelayanan dokter, perawat, maupun penyediaan sarana dan prasarana khususnya untuk akomodasi rawat inap di rumah sakit. Namun demikian, secara khusus untuk jenis pelayanan darah masyarakat memberikan penilaian kurang baik bersamaan adanya biaya yang dibebankan kepada mereka serta kurang mudahnya akses atas pelayanan darah. Dari hasil penelitian tersebut, diharapkan kedepan mengenai kekurangan jumlah perawat, secepatnya pihak rumah sakit untuk segera memenuhi kekurangan tenaga perawat, sehingga beban kerja yang ditanggung oleh perawat benar-benar sesuai dan pelayanan yang dihasilkan juga lebih maksimal. Terakhir, untuk permasalahan sarana dan prasarana, diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan kemudahan terhadap pasien di layanan rawat jalan dengan membuka loket pendaftaran pada masing-masing poliklinik serta membuka bank darah di dalam area rumah sakit dengan tetap mengkoordinasikan bersama pihak PMI baik menyangkut pengadaan darah maupun sistem pembiayaannya mengacu pada prosedur yang telah ditetapkan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:32122
Deposited By:Pemerintahan Admin
Deposited On:27 Dec 2011 13:29
Last Modified:27 Dec 2011 13:29

Repository Staff Only: item control page