Analisis Pengaruh Fungsi Manajemen oleh Bidan Desa terhadap Tingkat Keberhasilan Program Desa Siaga Di Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu Tahun 2011

YUNIARTI, yuniarti (2011) Analisis Pengaruh Fungsi Manajemen oleh Bidan Desa terhadap Tingkat Keberhasilan Program Desa Siaga Di Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu Tahun 2011. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
72Kb
[img]
Preview
PDF
49Kb
[img]
Preview
PDF
50Kb
[img]
Preview
PDF
50Kb
[img]
Preview
PDF
70Kb
[img]
Preview
PDF
70Kb
[img]
Preview
PDF
62Kb
[img]
Preview
PDF
77Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Program Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2011 ABSTRAK Yuniarti Analisis Pengaruh Fungsi Manajemen oleh Bidan Desa terhadap Tingkat Keberhasilan Program Desa Siaga di Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu Tahun 2011 xiii + 103 halaman + 30 tabel + 2 gambar + 7 lampiran Kegiatan program Desa Siaga sudah dilaksanakan di 108 desa yang ada di Kabupaten Kepahiang tetapi yang aktif hanya 58 desa, sedangkan untuk cakupan PWS-KIA semuanya belum mencapai target, ini menunjukkan masih belum maksimalnya pelayanan yang diberikan oleh bidan desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fungsi manajemen oleh bidan desa terhadap tingkat keberhasilan program Desa Siaga di Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu Tahun 2011. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur yang terdiri dari kuesioner terstruktur tentang fungsi manajemen dan observasi kegiatan Desa Siaga. Jumlah subjek penelitian 75 bidan desa yang tersebar di 14 Puskesmas di Kabupaten Kepahiang. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square sedangkan analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,7% fungsi perencanaan dilaksanakan dengan baik oleh bidan, 44% fungsi pengorganisasian dilaksanakan dengan baik oleh bidan, 56% fungsi penggerakan dilaksanakan dengan baik oleh bidan dan 52% fungsi pengawasan dilaksanakan dengan baik oleh bidan, sedangkan keberhasilan program Desa Siaga adalah 54,7% berhasil. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara fungsi manajemen dengan tingkat keberhasilan program Desa Siaga. Hasil analisis multivariat secara bersama-sama menunjukkan fungsi manajemen yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan program Desa Siaga adalah fungsi perencanaan (p=0,019, OR= 6.527) Dalam rangka meningkatkan keberhasilan program Desa Siaga, maka disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas untuk selalu melakukan pemantauan secara berkala (triwulan), dan memberikan bimbingan teknis terutama dalam melaksanakan fungsi perencanaan kepada bidan tentang kegiatan Desa Siaga, serta menyediakan anggaran untuk mendukung keberhasilan program Desa Siaga. Kata Kunci : Fungsi manajemen, Desa Siaga, bidan desa Kepustakaan : 37, 1993 - 2009 Diponegoro University Postgraduate Program Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2011 ABSTRACT Yuniarti Analysis on the Influence of Village Midwives Management Functions on the Coverage and Activities in Village Allertness Program in District Kepahiang Bengkulu Province, 2011 xiii + 103 pages + 30table + 2 figures + 7 enclosures Activities of Desa Siaga program had been implemented in 108 villages in Kepahiang district however only 58 villages actively participated. All PWS-KIA coverage had not reached the target. This showed that service given by village midwives was not maximal. Objective of this study was to know the influence of village midwives management function towards the successfulness of ‘Desa Siaga’ program in Kepahiang district of Bengkulu province in the year of 2011. This was an observational study with cross sectional approach. Data were collected by structured interview consisted of structured questionnaires about management function and observation of Desa Siaga activities. The number of subject in this study was 75 village midwives distributed in 14 primary healthcare centers in Kepahiang district. Bivariate analysis was performed using chi-square test. Multivariate analysis was conducted using logistic regression. Results of the study showed that 54.7% of planning function was implemented well by midwives, 44% of organizing function was well performed by village midwives, 56% of actuating function was performed well by midwives and 52% of supervision function was performed well by village midwives. Success rate of Desa Siaga program was 54.7%. Results of bivariate analysis indicated that there was a significant association between management function and the level of success of Desa Siaga program. Result of multivariate analysis showed that the most influential management functions on success level of Desa Siaga program was the planning function (p: 0.019, OR: 6.527) In order to improve the level of success of Desa Siaga program, it is suggested to district health office and primary health care centers to always conduct routine monitoring every 3 months, and to give technical assistance specifically in implementing planning function to village midwives on Desa Siaga activities, to provide budget for supporting the successfulness of Desa Siaga program. Key words : Management function, Desa Siaga, village Bibliography : 37 (1993 – 2009)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:32097
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:22 Dec 2011 09:54
Last Modified:22 Dec 2011 09:54

Repository Staff Only: item control page