HUBUNGAN ANTARA KONDISI SANITASI DAN PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BATITA DI DESA GRUDO KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI

WARDAYU , TINTISNOWATI GURITNO (2010) HUBUNGAN ANTARA KONDISI SANITASI DAN PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BATITA DI DESA GRUDO KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
28Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Diare adalah penyakit dengan tanda-tanda perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya. Berdasarkan data puskesmas Ngawi selama lima tahun terakhir kasus diare mengalami peningkatan tiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populaaasi dalam penelitian ini adalah anak batita berusia 12-36 bulan yang tinggal di Desa Grudo dengan jumlah populasi 240 anak batita. sampel yang diambil adalah 96 anak batita yang tersebar di 6 dusun. Pengambilan data diambil dengan cara wawancara dan observasi menggunakan kuisioner sebagai alat pendukung penelitian. Analisis data yang digunakan adalah chi square dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan uji statistik diketahui bahwa tidak ada hubungan antara kepemilikan Penyediaan Air Bersih dengan kejadian diare (p value = 0,269), tidak ada hubungan antara kondisi air bersih SPT dengan kejadian diare (p value = 0,149), tidak ada hubungan antara kondisi air bersih SGL dengan kejadian diare (p value = 0,885), tidak ada hubungan antara kepemilikan jamban dengan kejadian diare (p value= 0,211), tidak ada hubungan antaara pemakaian jamban dengan kejadian diare (p value=0,788), tidak ada huibungan antara jenis jamban (septic tank)dengan kejadian diare (p value=0,384), ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan setelah Buang Air Besar dengan kejadian diare (p value=0,024), ada hubungan antaara waktu pembersihan jamban (seminggu sekali)dengan kejadian diare (p value=0,017),ada hubungan kebiasaan mencuci tangan sebelum menyuapi anak dengan kejadian diare (p value=0,02), tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan sebelum memasak dengan kejadian diare (p value=0,072), ada hubungan antara kebiasaan membuang tinja bayi ke jamban dengan kejadian diare (p value=0,04), tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci botol dengan sabun dengan kejadian diare (p value=0,924), ada hubungan antara merebus dengan kejadian diare (p value=0,046), tidak ada hubungan antara menyimpan makanan tertutup dengan kejadian diare (p value=0,507). Dari oenelitian ini dapat disimpulkan bahwa personal hyiene ibu masih rendah yaitu kurangnya kesadara tentang mencuci tangan dan merebus botol susu sebelum digunakan. Kata Kunci: diare, sanitasi, personal hygiene, anak batita

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:31505
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:22 Nov 2011 14:07
Last Modified:22 Nov 2011 14:07

Repository Staff Only: item control page