Peranan Teras Kredit Sebagai Pengendali Laju Erosi dan Aliran Permukaan (Surface Runoff)Pada Lahan Bervegetasi Kacang Tanah di Tembalang

MAWARDI, MAWARDI (2011) Peranan Teras Kredit Sebagai Pengendali Laju Erosi dan Aliran Permukaan (Surface Runoff)Pada Lahan Bervegetasi Kacang Tanah di Tembalang. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF - Published Version
42Kb

Abstract

A B S T R A K Erosi mempunyai dampak kerusakan lingkungan yang amat luas, baik di tempat terjadinya erosi maupun tempat penerima hasil erosi. Dalam rangka upaya konservasi sumber daya tanah dan air, maka setiap pengelolaan lahan harus memperhatikan kaidah-kaidah konservasi agar erosi yang terjadi dapat diminimalkan. Ada beberapa metode dalam konservasi tanah dan air,dua diantaranyan adalah metode vegetasi dan metode mekanik(fisika). Metode konservasi vegetatif, memanfaatkan sifat tanaman yang melawan terhadap pengaruh faktor-faktor yang erosif. Teras kredit merupakan salah satu metode konservasi mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas kombinasi dari kedua metode konservasi tersebut di atas, utamanya peranan keberadaan teras kredit pada lahan bervegetasi (kacang tanah) dalam mengendalikan laju erosi dan aliran permukaan. Adapun metode pengukuran yang digunakan adalah metode pendekatan lapangan dengan model plot. Beberapa plot erosi yang diperlukan dengan taraf perlakuan masing-masing sebagai berikut: 3 plot berupa petak lahan gundul tanpa teras kredit sebagai kelompok A1. 3 plot berupa petak lahan gundul diberi teras kredit sebagai kelompok A2. 3 plot berupa petak lahan bervegatasi tanpa teras kredit sebagai kelompok A3, dan 3 plot berupa petak lahan bervegetasi dan diberi teras kredit sebagai kelompok A4. Uji beda antar perlakuan tersebut dianalisis dengan Uji Anova, kemudian dilanjuti dengan Uji Duncan untuk memperoleh besarnya perbedaan. Hasil percobaan menunjukkan, bahwa keberadaan teras kredit pada lahan bervegetasi kacang tanah berperan secara signifikan dalam mengendalikan laju erosi dan aliran permukaan yang keluar dari lahan. Untuk lahan berupa tanah tegalan dengan kemiringan 10 %, jenis tanah mediteran (Alfisol/Inseptisol) coklat tua, periode percobaan selama umur tanaman kacang tanah (3 bulan) pada jumlah hujan rerata 257,72 mm/bulan, diperoleh, bahwa keberadaan teras kredit pada lahan yang bervegetasi kacang tanah mampu menurunkan laju erosi sebesar 5.46 ton/ha/bulan atau sekitar 8.33 % dan aliran permukaan sebesar 25.67 m3/ha/bulan atau 3.91 % dari laju pada kondisi tanah gundul tanpa dilakukan konservasi. Pada lahan bervegetasi kacang tanah tanpa teras kredit, setiap kenaikan laju aliran permukaan sebesar 1 m3/ha/bln menyebabkan terjadinya erosi tanah sebesar 0,0957 ton/ha/bln. Dengan dibangunnya teras kredit pada lahan bervegetasi kacang tanah tersebut (kombinasi teras kredit-vegetasi), maka setiap kenaikan laju aliran permukaan sebesar 1 m3/ha/bln menyebabkan terjadinya erosi tanah menjadi lebih kecil yaitu sebesar 0,0866 ton/ha/bln. Kata-kata kunci : teras kredit, erosi, aliran permukaan, vegetasi, kacang tanah ABSTRACT Erosion widely gives environmental damage effects, both in places where the erosion happened and places the erosion result delivered. To conserve soil and water resources, land users must take care of conservation principles in order to minimize the erosion. There are many concervation methods, two of them are Vegetative method and mechanical (physical) conservation method. Vegetative conservation method uses the characteristic of vegetations that opposite to the erosive factors. Nicols terrace is one of mechanical (physical) conservation method. The objective of this research is to study about the effectiveness of the two conservation methods above in combination especially the Nicols terrace existence at land with peanut vegetation in controlling rate of erosion and runoff aspects. The research is conducted with method of field measurement approach by model of plots. It needs several erosion plots and its treatment levels are as follows: 3 plots represent plots of area without Nicols terrace and vegetation, as level A1 3 plots represent plots of area with Nicols terrace – without vegetation, as level A2 3 plots represent plots of area with vegetation – without Nicols terrace, as level A3 3 plots represent plots of area with Nicols terrace – and vegetation, as level A4. To analyze the differences among the level of treatments, ANOVA test is used in this research and to be continued to Duncan test to find out magnitudes of the deference of each other. Results of the research shown that Nicols terrace built at land whit peanut vegetation have a significantly role in controlling both the rate of erosion and surface runoff that out from the plots. The experiment conducted at field land with 10 % slope, type of soil Dark Brown Mediterranean (Alfisol/Inceptisol) for about 3 (three) months (peanut’s age period) and amount of precipitation about 257.72 mm/month, under condition of combined with vegetation showed, that Nicols terrace capable to reduce the rate of erosion about 5.46 ton/ha/month or 8.3 % and also surface runoff about 25.67 m3/ha/mounth or 3.91 % from the rate of bare land without conservation. At land with vegetation without Nicols terrace, when the runoff rate increases 1 m3/ha/month, it makes erosion rate increase 0.0957 ton/ha/month. And at the land with vegetation combined to Nicols terrace, it makes the erosion rate decrease to become 0.0866 ton/ha/month. Key Words: Nicols terrace, erosion, surface runoff, vegetation, peanut

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:31306
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:18 Nov 2011 10:29
Last Modified:18 Nov 2011 10:29

Repository Staff Only: item control page