HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTUSSIBAU KABUPATEN KAPUAS HULU

Japari, Japari (2008) HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTUSSIBAU KABUPATEN KAPUAS HULU. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue Famili Flavvidae yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. kasus penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Putussibau baru terjadi pada 2 (dua) tahun terakhir yaitu pada tahun 2006 sebanyak 37 kasus (IR=19,7 per 10.000 penduduk) dan pada tahun 2007 sebanyak 46 kasus (IR=27,22 per 10.000 penduduk) dengan jumlah kematian 1 orang (CFR=2,2%). tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan perilaku dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Putussibau. penelitian ini menggunakan desain Case Control. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DBD tahun 2007 sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 36 sampel kasus dan 36 sampel kontrol. jenis kelamin responden 87,5% adalah laki-laki,23,6% responden berusia 20-25 tahun, 69,4% tingkat pendidikan responden tamat SMA. hasil penelitian menunjukan seluruh tresponden memiliki kontainer, 62,5% tempat penampungan air terdapat jentik, 73,6% suhu rumah responden antara 20-300, 81,9% kelembaban rumah responden 70-90%, responden yang memiliki pengetahuan baik 59,7%, responden yang memiliki sikap yang abik 73,6%, responden yang memiliki praktek yang baik 58,3%. dari uji hubungan diperoleh hasil terdapat hubungan antara keberadaan jentik (p=0,015 OR=3,912), pengetahuan (p=0,016 OR=3,750) dan praktek pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (p=0,001 OR=7,955) dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue sedangkan keberadaan kontainer, suhu (p=0,285 OR=2,071), kelembaban (p=0,540 OR=1,771) dan sikap (p=0,109 OR=2,826) tidak berhubungan dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue. saran bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu dan Puskesmas Putussibau perlu menggerakan masyarakat dalam PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan lebih mengintensifkan penyuluhan DBD. bagi masyarakat diharapkan lebih berperan aktif dalan 3M(menutup,menguras dan mengubur) serta menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air. Kata Kunci: Faktor Lingkungan, Perilaku, Demam Berdarah Dengue, Kabupaten Kapuas Hulu THE RELATIONSHIP BETWEEN ENVIRONTMENT FACTORS AND BEHAVIOR OF DENGUE DISEASE IN WORKING AREA OF PUTUSSIBAU LOCAL GOVERNMENT CLINIC, KAPUAS HULU REGENCY Dengue Fever or Dengue Haemorhagic Fever (DHF) is one of disease caused by virus Dengue family Flavividae, which infected through Aedes aegypti mosquito. in the last three year DBD disease cases, just happen in the last two years, that is in 2006 at the rate of 37 cases (IR=19,7 for 10.000 inhabitants), and ini 2007 there are 46 cases (IR=27,22 for 10.000 inhabitants) and death people is one (CFR=2,2%). the aim of the research to identify relation of environment factor and behavior with Dengue disease occurance in working area of Putussibau local Goverment clinic. case control design used. the research's population are the whole people who suffered from DBD in 2007, while, the research samples consist of 36 sample cases and 36 control sample. responders gender 87,5% is male, 23,6 is 20-25 years of age, and 69,4% responders are senior high school graduates. the result of this research shows that all the responders have containers, 62,5% the water reservoir contains of mosquito's larva, 73,6% home temperature of this responders are between 20-30 Celsius, 81,9% humidity inside the house is between 70-90%.59,7% of the responders have a better education level, 73,6% responders have a good attitude, 58,3% of the responders have a good practice. the result shows there are realtion between mosquito larva existences(p=0,015 OR=3,912), knowledge (p=0,016 OR=3,750) and dengue disease prevention practice (p=0,001 OR=7,955) with Dengue Disease incident while container existence, temperature (p=0,285 OR=2,071), humidity (p=0,540 OR1,771) and attitude (p=0,109 OR=2,826) are no connected with Dengue Disease occurance. suggested that Health Agency of Kapuas Hulu Regency and Putussibau Local Government Clinic is that they need to motivate the people in destroying mosquito nests and intensively campaign the Dengue Fever and improve DBD counseling. suggested that people would have active role in 3 M (closes, clenses and Buries) also spreads yhe abate powder into water container. Keyword : Environment Factors, Beharvior, Dengue Disease, Kapuas Hulu Regency

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:30254
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:25 Oct 2011 09:13
Last Modified:25 Oct 2011 09:13

Repository Staff Only: item control page