Pengaruh Salinitas terhadap kelulusan hidupan Larva Kepiting Bakau (Scylla serrata Forskal)

Widijanto , Bambang (1998) Pengaruh Salinitas terhadap kelulusan hidupan Larva Kepiting Bakau (Scylla serrata Forskal). Undergraduate thesis, FMIPA UNDIP.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2092Kb
[img]
Preview
PDF
16Kb
[img]
Preview
PDF
345Kb
[img]
Preview
PDF
433Kb
[img]
Preview
PDF
390Kb
[img]
Preview
PDF
618Kb
[img]
Preview
PDF
317Kb
[img]
Preview
PDF
457Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

426Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

487Kb
[img]
Preview
PDF
330Kb
[img]
Preview
PDF
397Kb
[img]
Preview
PDF
602Kb

Abstract

BAMBANG WIDIJANTO J 201 92 0738. Pengaruh Salinitas Terhadap Kelulushidupan Larva Kepiting Bakau Scylla serrata Forskal ( di bawah bimbingan Hendarko Sugondo dan Jafron W Hidayat )_ Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang .mempunyai prospek bagus. Kendala dalam melaksanakan budidaya kepiting, bakau ini adalah masih rendahnya kelulushidupan larva kepiting bakau_ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh salinitas terhadap kelulushidupan larva kepitig bakau, juga untuk mengetahui kelulushidupan larva kepiting bakau tiap stadia. Selain itu juga untuk mengetahui salinitas yang sesuai untuk kehidupan larva (zoea) kepiting bakau dan kernungkinan terjadinya pergeseran tingkat kelulushidupan dari masing-masing stadia pada variasi salinitas. Penelitian ini menggunakan RAL faktor tunggal. Data kelulushidupan larva ditranJformasikan dalam bentuk archsin 17-t kemudian dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Wilayah Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan salinitas yang berbeda berpengaruh nyata pada kelulushidupan larva pada Zoea I dan II. Adapun pada zoea III, IV, dan V perbedaan salinitas tidak berpengaruh nyata pada kelulushidupan larva kepiting bakau. kelulushidupan tertinggi terjadi pada salinitas 32 °/00 yaitu sebesar 48,8 % pada zoea I, 22,6 % pada zoea II, dan 10,8 % pada zoea III. Akan tetapi pada zoea IV, dan V, salinitas 25 (3/00 memberikan kelulushidupan yang paling balk, yaitu sebesar 6,4% pada zoea IV dan 5,2% pada zoea V. Terdapat pergeseran kelulushidupan larva kepiting bakau stadia zoea III yang lebih balk dari pemeliharaan salinitas 31 °A.0 ke salinitas 25 °A.0.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
ID Code:30127
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:20 Oct 2011 12:47
Last Modified:20 Oct 2011 12:47

Repository Staff Only: item control page