Pengaruh Penambahan Kitosan Terhadap Penurunan Kadar Khrom Heksavalen (Cr+6)Limbah Cair Industri Pelapisan Logam "Sinar Mutiara PLating" Tegal

FATIKHA, FATIKHA (2008) Pengaruh Penambahan Kitosan Terhadap Penurunan Kadar Khrom Heksavalen (Cr+6)Limbah Cair Industri Pelapisan Logam "Sinar Mutiara PLating" Tegal. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
28Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

industri pelapisan logam "Sinar Mutiara Plating" merupakan salah satu industri pelapisan logam yang berada di Desa Langgen Kecamatan Talang Kabupaten Tegal dengan jumlah karyawan 15 orang. Industri ini dalam proses produksinya menghasilkan limbah padat (serbuk halus) dan cair yang mengandung logam berat seperti khrom heksavalen,(Cr+6), limbah cair tersebut dibuang ke badan air tanpa pengolahan dan masih melebihi baku mutu. Salah satu alternatif pengolahan limbah cair industri pelapisan logam yang menandung khrom heksavalen (Cr+6)dengan adsorbsi menggunakan Kitosan ([C6H11NO4]n) yang terbuat dari kulit udang. Tujuan Penelitian mengetahui pengaruh penambahan kitosan terhadap penurunan kadar khrom heksavalen (Cr+6)limbah cair industri pelapisan logam "Sinar Mutiara Plating" Tegal. Jenis Penelitian adalah eksperiment dengan pre test post test control group design, dilakukan dengan cara pembubuhan berbagai dosis Kitosan mulai dari 6,6gr, 6,7gr, 6,8gr, 6,9gr dan 7gr pada limbah cair industri pelapisan logam. Penelitian ini dilakukan 5 kali pengulangan melalui penyerapan selama 30 menit. Parameter yang diukur adalah waktu kontak menggunakan stopwatch, pH menggunakan pH stik, suhu menggunakan termometer dan kadar khrom heksavalen dengan metode AAS(Atomic Adsorption Spektrofotometer). Uji statistik yang digunakan adalah uji One Way Anova dan LSD (Least Significant Different)dengan program SPSS 11.5 pada signifikansi 5 %. Hasil pengukuran kadar khrom heksavalen (Cr+6) sebelum perlakuan adalah 24 mg/l, setelah diberi perlakuan dosis kitosan 6,6 gr turun menjadi 0,41 mg/l (98,29%), dosis 6,7 gr turun menjadi sebesar 0,348 mg/l(98,65%), dosis 6,8 gr turun menjadi 0,308 mg/l ( 98,73%), dosis 6,9 gr turun menjadi 0,266 mg/l (98,89%) dan dosis 7 gr turun menjadi 0,216 mg/l(99,08%). Secara statistik nilai p = 0,001 terbukti bahwa ada pengaruh penambahan kitosan terhadap penurunan kadar khrom heksavalen (Cr+6) limbah cair industri pelapisn logam "Sinar Mutiara Plating" Tegal, tetapi tidak sesuai dengan baku mutu khrom heksavalen (Cr+6) yaitu 0,1 mg/l. Dosis kitosan yang dapat menurunkan kadar Khrom terbesar adalah 7 gr dalam 500ml limbah cair industri pelapisan logam yang mengandung khrom heksavalen (Cr+6). perlu penelitian lanjut tentang kemampuan kitosan dalam menurunkan parameter logam berat lain dalam industri pelapisan logam seperti :zn, CN,Cu dan Ni. Kata Kunci: Kitosan, Kadar Khrom Heksavalen (Cr+6), Limbah cair industri pelapisan logam

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:29570
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:05 Oct 2011 10:24
Last Modified:05 Oct 2011 10:24

Repository Staff Only: item control page