HUBUNGAN PRAKTEK KEBERSIHAN DIRI DAN PENGGUNAAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA PEMULUNG DI TPA BAKUNG BANDAR LAMPUNG

Wardhani , Indria (2007) HUBUNGAN PRAKTEK KEBERSIHAN DIRI DAN PENGGUNAAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA PEMULUNG DI TPA BAKUNG BANDAR LAMPUNG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Penyakit scabies adalah penyakit kulit yang berhubungan dengan sanitasi dan hygiene yang buruk, saat kekurangan air dan tidak adanya sarana pembersih tubuh, kekurangan makan dan hidup berdesak-desakan, didapat terutama di daerah kumuh dengan sanitasi yang sangat jelek. Merupakan penyakit kedua terbanyak dari 10 besar penyakit.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan praktek kebersihan diri dan penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian scabies pada pemulung di TPA Bakung Bandar Lampung.Merupakan penelitian analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan study cross sectional. Populasi adalah seluruh pemulung di TPA Bakung Bandar Lampung sebanyak 100 orang kemudian sampel diambil sebanyak 39 orang menggunakan kriteria tenaga kerja dengan usia produktif yaitu pemulung yang berusia 15-55 tahun. Analisis data menggunakan uji chi square, dengan program SPSS versi 12. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 33 orang (84,6%) pemulung menderita scabies, pada tangan dan kaki dan sebanyak 6 orang (15,4%) tidak menderita scabies. Pemulung yang mempunyai kebiasaan mandi buruk dan menderita scabies sebanyak 28 orang (93,3%) dengan p-value 0,018 terbukti ada hubungan antara kebiasaan mandi dengan kejadian scabies.Pemulung yang mempunyai kebiasaan ganti pakaian kategori buruk dan menderita scabies sebanyak 32 orang (86,5%) p-value 0,287 terbukti tidak ada hubungan antara kebiasaan ganti pakaian dengan kejadian scabies.Pemulung dengan kebersihan tangan kategori buruk dan menderita scabies sebanyak 26 orang (96,3%) p-value 0,007 terbukti ada hubungan antara kebersihan tangan dengan kejadian scabies. Pemulung dengan kebersihan kaki kategori buruk dan menderita scabies sebanyak 30 orang (96,8%) p-value 0,001 terbukti ada hubungan antara kebersihan kaki dengan kejadian scabies. Pemulung dengan penggunaan sarung tangan kategori buruk dan menderita scabies sebanyak 28 orang(93,3%) p-value 0,018 terbukti ada hubungan antara penggunaan sarung tangan dengan kejadian scabies. Pemulung dengan penggunaan sepatu kategori buruk dan menderita scabies sebanyak 29 orang (93%) p-value 0,011 terbukti ada hubungan antara penggunaan sepatu dengan kejadian scabies. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pemulung di TPA Bakung Bandar lampung menderita scabies akibat sanitasi yang buruk. Kata Kunci: scabies, pemulung, tempat pembuangan akhir ASSOCIATION BETWEEN PERSONAL HYGIENE PRACTICE AND PERSONAL PROTECTION DEVICES WITH THE OCCURENCE OF SCABIES ON WASTE COLLECTORS AT BAKUNG FINAL DISPOSAL BANDAR LAMPUNG 2007. Scabies is skin disease in association with lack sanitation and hygiene, lack of fresh water, have not body cleaner, to starve, to be crowded out, found on the dirty area with lack sanitation and hygiene. The research is aimed to find out personal hygiene practice and using personal protection devices with the occurence of scabies on waste collectors at Bakung final disposal Bandar Lampung. The research is explanatory with approach of study cross sectional. The population are 100 waste collectors at Bakung final disposal Bandar Lampung and 39 persons as ample taken by productive age criteria (15-55 years old). The analysis used chi square test. Result of research showed as much as 33 persons (84,6%) the waste collectors to suffer scabies on hand and foot. As much as 6 persons (15,4%) not to suffer scabies. The waste collectors have to bath habit with bad category and suffer scabies 28 persons (93,3%) with p-value 0,018 verified to be association between to bath habit with occurence of scabies. The waste collectors change of clothes habit with bad category and to suffer scabies 32 persons (86,5%) with p-value 0,287 verified it wasn't association between change of clothes habit and occurence of scabies. The waste collectors have hand cleanness with bad category and suffer scabies 26 sample (96,3%) with p-value 0,007 verified to be association between hand cleanness with occurence of scabies. The waste collectors have foot cleanness with bad category and to suffer scabies 30 persons (96,8%) with p-value 0,001 verified to be association between foot clenness with occurence of scabies. The waste collectors utilization glove with bad category and to suffer scabies 28 persons (93,3%) with p-value 0,018 verified to be association between utilization glove with occurence of scabies. the waste collectors utilization shoes with bad category and to suffer scabies 29 persons (93%) with p-value 0,011 verified to be association between utilization shoes with occurence of scabies. This reserach can be concluded for the part waste collectors at Bakung final disposal Bandar Lampung, a lack sanitation can be to suffer sacbies.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:29452
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:22 Sep 2011 14:21
Last Modified:22 Sep 2011 14:25

Repository Staff Only: item control page