STUDI FAUNA DAN KEPADATAN LALAT DI PEMUKIMAN KELURAHAN BAMBANKEREP KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG TAHUN 2007

SRIANTO , JOKO (2007) STUDI FAUNA DAN KEPADATAN LALAT DI PEMUKIMAN KELURAHAN BAMBANKEREP KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG TAHUN 2007. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Lalat merupakan golongan serangga yang tersebar luas di seluruh dunia. Peranan lalat dalam dunia kesehatan telah banyak diketahui. Lalat disamping sangat mengganggu ketenangan, juga dapat sebagai vektor penyakit pada manusia. Komposisi sampah di TPA Jatibarang 61,23% sampah organik hal ini sangat mempengaruhi terhadap perkembangbiakan lalat. Kelurahan Bambangkerep merupakan salah satu pemukiman yang terletak dekat dengan TPA sampah Jatibarang. Keberadaan pemukiman ini masih menimbulkan masalah terutama lalat akibat dari pengelolaan sampah di TPA yang belum menunjukkan kinerja yang baik sehingga dapat mempengaruhi populasi lalat sebagai pembawa dan penyebar penyakit pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fauna dan mengukur kepadatan lalat di pemukiman Kelurahan Bambangkerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah metode survai dengan jenis penelitian Explanatory dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengukuran selama lima hari mulai pukul 07.00 - 13.00 WIB, pada jarak 100 hingga 500 meter dari TPA dengan alat Fly grill dan Fly paper strip (kertas perekat lalat) dianalisa dengan uji Anova. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa fauna lalat yang ditemukan 3 spesies Musca domestica, Crysomia Megachepala dan Simulium sp, dengan kepadatan 9 - 17,3 ekor/30 detik blok grill. Kepadatan lalat jarak 100 meter dari TPA sampah adalah 13,3 ekor/30 detik blok grill, pada 200 meter 15,3 ekor/30 detik blok grill, pada jarak 300 9 ekor/30 detik blok grill, pada jarak 400 meter 17,3 ekor/30 detik blok grill dan pada jarak 500 meter 16,1 ekor/30 detik blok grill. Lalat jenis Musca domestica dominan ditemukan dengan proporsi 83,6 %, Crysomyia meghacepala 10,7 % dan Simulium sp 5,7 %. Tingkat kepadatan lalat dalam kriteria tinggi/padat yang artinya perlu pengamanan terhadap tempat-tempat berbiaknya lalat dan bila mungkin dilakukan upaya pengendalian. Terdapat perbedaan pada kelima variasi jarak pengukuran. Sebaiknya menutup dan melindungi peralatan makan, makanan dan manusia kontak dengan lalat. Memasang tirai pada semua pintu masuk ruangan. Kata Kunci: Fauna, kepadatan lalat, pemukiman Bambankerep STUDY OF FAUNA AND FLY DENSITY AT SETTLEMENT OF BAMBANKEREP SUBDISTRIC, NGALIYAN DISTRIC SEMARANG CITY YEAR 2007 Fly represent widespread insect faction in all the world. Fly role in the world of health many has been known. Fly inside very disturb placidity, also earn as disease vektor in human being. Garbage composition at TPA Jatibarang 61,23% organic garbage this matter very influencing to fly proliferation. Sub district of Bambangkerep be one of the located settlement close to TPA Jatibarang. Existence of this settlement still generate problem especially fly effect of garbage management in TPA which not yet shown good performance so that can influence fly population as disease spreader and carrier at human being. Target of this research is to identify fauna and measure density of fly in settelement of Bambangkerep sub-district, Ngaliyan district, Semarang city. Used by method is survey method with explanatory research type by using cross sectioanl approach. Measurement during five days starts at 0 7.00-13.00 WIB, at distance 100 up to 500 metre from TPA by means of fly grill and fly paper strip (fly glue paper) analysed with ANOVA test. The result of the research shows that fauna of fly that found 3 species Musca Domestica, Chrysomia megachepala and Simulium sp, with density 9-17, 3 tail/30 grill block second. Density of fly apart 100 metre from TPA garbage is 13,3 tail/30 grill block second, at 200 metre 15,3 tail / 30 grill block second, at distance 300 metre 9 tail/30 grill block second, at distance 400 metre 17,3 tail/30 grill block second and at distance 500 metre 16,1 tail/30 grill block second. Dominant Musca domestica fly type found with proportion 83,6%, Crysomia megachepala 10,7% and Simulium sp 5,7% fly density level in high criterion / solid with the meaning needing security to prolific place it fly and when may be done control efforts. There are difference in fifth measurement distance variation. Better close and protect equipments eat, human being and food contact with fly. Installing curtain at all of room entrance. Fauna, density of fly, settlement of Bambankerep

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:29363
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:16 Sep 2011 08:38
Last Modified:16 Sep 2011 08:38

Repository Staff Only: item control page