KAWASAN WISATA LUMBA-LUMBA PANTAI CAHAYA KENDAL

Pramudya Wardhani, Putri (2011) KAWASAN WISATA LUMBA-LUMBA PANTAI CAHAYA KENDAL. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik .

[img]
Preview
PDF - Published Version
236Kb

Abstract

Wisata yang bersifat edukatif biasanya merupakan wisata yang mampu menghadirkan tidak hanya keindahan alam namun juga mampu memberikan kenyamanan khusus bagi pengunjung. Salah satu wisata yang banyak menarik perhatian masyarakat dan bersifat edukatif adalah wisata minat khusus. Di Kabupaten Kendal yang merupakan daerah pada pantai utara yang memiliki potensi pantai yang cukup menjanjikan, terdapat satu buah wisata dengan minat khusus yang bersifat edukatif sekaligus sebagai therapi bagi masyarakat. Kawasan wisata yang bernama Pantai Cahaya ini merupakan kawasan baru yang terletak di pinggir pantai. Pada awalnya merupakan sebuah penangkaran lumba – lumba yang akhirnya dibuka untuk umum dengan memadukan keindahan alam pantai Sendang Sikucing (Ryndastuti, 2010). Sebagai sebuah kawasan yang berada didaerah pantai, terutama sebagai wisata yang bergerak pada wisata minat khusus, tentu sudah semestinya jika kawasan pantai di pesisir Kabupaten Kendal ditata dan dikembangkan agar lebih baik, sehingga meningkatkan daya tarik Kabupaten Kendal sebagai kota tujuan wisata. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar pada potensi wilayah pantai karena kurang dirawat. Selain itu, penangkaran terhadap lumba – lumba akan menjadi maksimal jika didukung dengan penataan dan fasilitas yang baik. Therapi lumba – lumba sebagai wisata sebenarnya sudah lama hadir di Mancanegara, namun di Indonesia baru diperkenalkan tahun 1999 dan salah satunya hadir di Pantai Cahaya. Therapi lumba-lumba bisa dimanfaatkan untuk pengobatan karena gelombang sonar lumba-lumba bermanfaat untuk terapi anak autis, down syndrome, gangguan konsentrasi ataupun gangguan fungsi saraf motorik pascastroke. Data Badan Pusat Statistik Jawa Tengah mengatakan bahwa penderita Tuna Laras (gangguan kejiwaan / mental) atau yang biasa dikenal dengan cacat mental retardasi pada Kabupaten Kendal adalah sekitar 457 jiwa di tahun 2009. Seperti yang tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP) Jawa Tengah pasal 18, bahwa strategi pengembangan pemasaran secara internal adalah pengembangan atraksi yang diferensiasi (memiliki keunikan sesuai potensi daerah) dan diversitas produk berbagai jenis kegiatan yang menunjang keunikan obyek. Oleh karena itu, Kabupaten Kendal memerlukan adanya suatu pengelolaan kawasan wisata pantai yang memberikan kesan berbeda juga tanggap terhadap kondisi lingkungan. Untuk itu perlu suatu rancangan kawasan rekreasi pantai yang bersifat minat khusus terutama therapi lumba – lumba yang dapat memenuhi kebutuhan rekreasi masyarakat dengan penekanan desain suistenable-architecture. 1.2 Tujuan dan Sasaran 1.2.1 Tujuan Menciptakan suatu desain yang kreatif dan inovatif dalam rancangan “Kawasan Wisata Lumba-lumba Pantai Cahaya Kendal” serta landasan yang bersifat operasional, beserta konsep-konsep desain untuk Kawasan Rekreasi yang representatif, agar dapat menunjang kegiatan pariwisata khususnya yang berhubungan dengan minat khusus dan pengembangan masyarakat. 1.2.2 Sasaran Menciptakan program rancangan “Kawasan Wisata Lumba-lumba Pantai Cahaya Kendal” sebagai sarana yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah sebagai sarana rekreasi yang edukatif. 1.2 Manfaat Perencanaan dan Perancangan “Kawasan Wisata Lumba-lumba Pantai Cahaya” di Kabupaten Kendal diharapkan dapat menjadi masukan dan arahan bagi penataan sarana dan prasarana pendukung dan pengembangan wisata di Kabupaten Kendal. 1.3 Lingkup Pembahasan 1.4.1 Ruang Lingkup Substansial Ruang lingkup pada penyusunan studi ini adalah pembahasan mengenai perencanaan dan perancangan “Kawasan Wisata Lumba-lumba Pantai Cahaya Kendal” 1.4.2 Ruang Lingkup Spasial Secara administratif lokasi perencanaan berada di Kecamatan Rowosari, Kendal. Lokasi perencanaan ini termasuk dalam Sub Wilayah Pengembangan (SWP) III. 1.4 Metode Pembahasan Metode pembahasan dilakukan dengan mengadakan pengumpulan data primer dan sekunder untuk kemudian dianalisa untuk memperoleh dasar-dasar program perencanaan dan perancangan. Metode yang dipakai dalam penyusunan penulisan : 1. Metode deskriptif, yaitu dengan melakukan pengumpulan data. 2. Metode dokumentatif, yaitu mendokumentasikan data yang menjadi bahan penyusunan penulisan ini. Cara pendokumentasian data adalah dengan membuat gambar dari kamera digital. 3. Metode komparatif, yaitu dengan mengadakan studi banding terhadap DUFAN,Ancol serta kawasan wisata pantai lainnya yang terdapat di kota lain. 1.5 Sistematika Pembahasan Sistematika pembahasan yang digunakan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur disusun dengan urutan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Penjabaran mengenai Latar Belakang Permasalahan, Tujuan dan Sasaran, Manfaat, Lingkup Pembahasan, Metoda Pembahasan, Sistematika Pembahasan, dan Alur Pikir. BAB II KAJIAN PUSTAKA Penjabaran mengenai Tinjauan Pariwisata, Tinjauan Rekreasi Pantai, Tinjauan wisata minat khusus, Dasar-Dasar Perencanaan Rekreasi Pantai, Dasar – dasar penangkaran hewan, Tinjauan Kawasan Wisata dan Studi Banding. BAB III DATA KABUPATEN KENDAL DAN PANTAI CAHAYA Berisi tentang Tinjuan Pariwisata Kabupaten Kendal, Tinjauan Kawasan Pantai Cahaya Kendal. BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN Berisi tentang kesimpulan, batasan dan anggapan dari tinjauan teori, hasil studi banding dan data yang telah dibahas pada bab sebelumnya. BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN & PERANCANGAN Berisi tentang proses pengkajian untuk mendapatkan sebuah perencanaan dan perancangan yang mempertimbangkan aspek-aspek yang berkaitan. BAB VI LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Berisi hasil akhir dari pendekatan perencanaan dan perancangan Kawasan Rekreasi di Pantai Cahaya Kendal, seperti program ruang dan program tapak.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:29341
Deposited By:Admin Agus P arsitek
Deposited On:21 Sep 2011 07:52
Last Modified:21 Sep 2011 07:52

Repository Staff Only: item control page