HUBUNGAN ANTARA KUANTITAS, KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR BERSIH DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT DI DESA SINGOSARI MOJOSONGO BOYOLALI

MARFUAH, MARFUAH (2007) HUBUNGAN ANTARA KUANTITAS, KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR BERSIH DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT DI DESA SINGOSARI MOJOSONGO BOYOLALI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Air dapat berfungsi sebagai media transmisi bagi penularan penyakit pada manusia. Gejala yang sering yaitu berupa gatal-gatal yang dapat menyebabkan penyakit kulit. Secara umum penyakit kulit dibedakan antara yang non infeksius dan infeksius (menular). Penyakit kulit non infeksius berupa kelainan akibat gangguan hormonal, gangguan pigmentasi kelainan yang didasari alergi imunologi dan tumor kulit serta kelainan sistemik yang disertai gejala kulit. Sedangkan yang infeksius penyebabnya bermacam-macam dari bakteri, virus, jamur hingga infestasi oleh parasit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kuantitas, kualitas bakteriologis air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit kulit di Desa Singosari Mojosongo Boyolali. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Desa Singosari Mojosongo dengan jumlah total 1035 KK kemudian sampel diambil sebanyak 60 KK dan 60 sampel air bersih untuk dihitung MPN coliformnya. Analisa data menggunakan analisa univariat dengandistribusi frekuensi, analisa bivariat denfgan tabulasi silang dan dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelituian menunjukkan bahwa sebanyak 70% KK menderita sakit kulit dan sebanyak 30% KK tidak menderita sakit kulit, sebanyak 26,7% kuantitas air bersih yang berkategori tidak cukup dan 73,3% kuantitas air bersih yang cukup. Sebanyak 60% didapat MPN coliform pada air sehingga tidak memenuhi syarat dan 40% air yang memenuhi syarat. Sebanyak 50% perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)responden buruk dan sebanyak 50% PHBS responden baik. Dari uji statistik didapatkan tidak ada hubungan antara kuantitas air bersih dengan kejadian penyakit kulit (p=0,074), Ada hubungan antara kualitas bakteriologis air bersih dengan kejadian penyakit kulit (p=0,006) dan ada hubungan antara perilaku hiodup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit kulit (p=0,001). Sebaiknya dilakukan perlindungan sumber air bersih terhadap limbah kotoran dari hewan ternak, klorinasi terhadap air sumur yang telah terkontaminasi kemudian masyarakat sebaiknya meningkatkan personal hygiene atau kebersihan pribadinya. Kata Kunci: kuantitas air, kualitas bakteriologi air bersih, PHBS, penyakit kulit THE ASSOCIATION BETWEEN QUANTITY, QUALITY OF BACTERIOLOGIC FRESH WATER, HEALTH & CLEAN PRACTICE AND OCCURANCE OF SKIN DISEASE AT SINGOSARI MOJOSONGO BOYOLALI Water can be function as a transmision of infection disease on human, which the symptom is itching that can be disease for skin. Skin disease non infection of many kinds difference result hormonal disturbance, alergic-immunologi and skin tomour, sistemic difference result hormonal disturbance, pigmen disturbance, alergic-imunologi and skin tomour, sistemic difference and also skin symptom. Infection causes various from bacteri, virus,fungi,parasite. The research is explanatory research with approach of study cross sectional. The population are head family with 60 head family and 60 fresh water as sample to count coliform MPN. The analysis used univariate analysis with distribution frequency, bivariate analysis with crosstab and used chi square test. Results of research showed as much as 70% head family suffered skin disease, 30% not suffer skin disease. As much as 26,7% quantity of fresh water with not enough category, 73,3% quantity of fresh water with enough category. As much as 60% found coliform MPN on water and not complete condition, 40% water complete condition. As much as 50% health and clean live practice good respondencee. Statistic test found it was not association between quantity fresh water with occurence skin disease (p=0,074)to be association between quality of bacteriologi fresh water with occurence skin disease (p=0,006)to be associaton between health and clean live practice with occurence skin disease (p=0,001). As good as posible hiding place of fresh water source toward cattle feaces, chlorination towards of water source contamination then as good as posible society to increase personal hygiene Keyword : water quantity, quality of bacteriologi fresh water, health and clean live practice, skin disease

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:29266
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:06 Sep 2011 10:15
Last Modified:06 Sep 2011 10:15

Repository Staff Only: item control page