Hubungan Asupan Zat Gizi Dengan Status Gizi Anak Balita Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Gringsing 1 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang

Nofianti, Nofianti (2011) Hubungan Asupan Zat Gizi Dengan Status Gizi Anak Balita Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Gringsing 1 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

190Kb

Abstract

Latar belakang : Gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi utama pada balita di Indonesia. Penyebab gizi kurang secara langsung adalah infeksi dan asupan makanan yang rendah. Anak usia di bawah lima tahun (balita) merupakan kelompok yang rentan terhadap kesehatan dan gizi. Anak balita harus memperoleh asupan zat gizi sesuai dengan kebutuhannya. Asupan zat gizi baik makro maupun mikro mempengaruhi tumbuh dan kembang, dan status gizi. Asupan energi dan zat gizi makro seperti protein dan zat gizi mikro seperti besi dan seng yang tidak cukup, baik jumlah dan mutunya akan mengganggu pertumbuhan, perkembangan, dan status gizi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan gizi dengan status gizi pada anak balita Metode : Jenis penelitian ini adalah eksplanatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 44 balita, dengan responden penelitian adalah ibu rumah tangga. Data status gizi diukur dengan BB/TB, sedangkan asupan gizi diperoleh dari food recall 3x24 jam . Teknik pengambilan sampel secara Multistage random sampling. Analisis data dilakukan dengan Pearson Product Moment. Hasil : Status gizi subyek berdasarkan Z-score BB/TB berkisar antara -2,45 sampai 2,59. Status gizi baik 88,6%. Asupan subyek jika dibandingkan dengan kebutuhan individu untuk asupan energi (100%), protein (59,1%), dan vitamin A (86,4%) berada dalam kategori baik. Sedangkan kategori asupan magnesium (61,4%), zat besi (88,6%) dan zinc (59,1%) dalam kategori kurang. Hasil uji korelasi asupan energi, protein, magnesium, besi, seng dan vitamin A dengan status gizi diperoleh nilai p>0,05. Asupan energi (r=131 ; p=0,397), protein(r=210 ; p=0,172), magnesium (r=265 ; p=0,082), seng (r=-0,32 ; p=0,839), besi (r=0,007 ; p=0,962) dan vitamin A (r=0,191 ; p=0,214). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara asupan energi, protein, magnesium, zink, besi dan vitamin A dengan status gizi

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Status Gizi, Asupan Gizi
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:29241
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:10 Oct 2011 20:55
Last Modified:10 Oct 2011 20:55

Repository Staff Only: item control page