DEKOLORISASI LARUTAN REMAZOL BRILLIANT BLUE MENGGUNAKAN OZON HASIL ELEKTROLISIS

Indrawati, Indrawati and Gunawan, Gunawan and Setiyo Widodo, Didik (2008) DEKOLORISASI LARUTAN REMAZOL BRILLIANT BLUE MENGGUNAKAN OZON HASIL ELEKTROLISIS. In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF - Presentation
80Kb

Abstract

Pencemaran lingkungan semakin meningkat seiring dengan perkembangan industri yang memberikan dampak negatif. Zat warna remazol brilliant blue merupakan zat warna reaktif yang banyak digunakan untuk proses pencelupan. Ozon merupakan pengoksidasi kuat yang secara luas telah digunakan dalam pengolahan air sebagai desinfektan. Ozon digunakan dalam pengolahan air sebagai desinfektan yang berfungsi untuk membunuh mikroba patogen, mengoksidasi senyawa organik dan meningkatkan kualitas air. Ozon mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat dengan mudah dihasilkan secara elektrokimiawi. Produksi ozon sudah sering dilakukan dengan menggunakan plasma tetapi kurang efisien karena menggunakan energi yang cukup besar. Pada penelitian ini dipilih metode dengan menggunakan elektrolisis karena lebih efisien dan energi yang digunakan lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh potensial dan temperatur terhadap konsentrasi ozon yang dihasilkan serta menggunakan ozon yang telah dihasilkan untuk pengolahan larutan zat warna remazol brilliant blue. Metode yang dilakukan adalah dengan elektrolisis. Sel elektrolisis berupa gelas beker, elektroda yang digunakan adalah elektroda grafit dan elektroda PbO2, pada elektroda PbO2 ditutupi dengan menggunakan gelas beker yang diberi lubang dan pipa pada bagian atas. Ozon yang dihasilkan diaplikasikan ke zat warna remazol brilliant blue. Larutan setelah perlakuan ozon dianalisis dengan spektrometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada potensial terpasang 0-7 V proses elektrolisis menghasilkan ozon dengan jumlah yang semakin besar dengan kenaikan potensial. Pada potensial 7 V diperoleh ozon sebanyak 12,4 ppb dan pada pengontrol temperatur hingga temperatur ruang diperoleh ozon sebanyak 20,88 ppb. Pengontrolan pada temperatur ruang memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan tanpa pengontrolan. Ozon yang dihasilkan dari proses elektrolisis dapat digunakan untuk pengolahan zat warna remazol brilliant blue dengan penurunan intensitas warna sampai 85,37%.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
ID Code:2912
Deposited By:Jurusan Kimia FMIPA
Deposited On:22 Dec 2009 13:53
Last Modified:22 Dec 2009 13:53

Repository Staff Only: item control page