FAKTOR RISIKO KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR BERSIH TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS SENTOLO 1 KABUPATEN KULON PROGO YOGYAKARTA

ESTI, CLARA DYAH RINTAKA (2006) FAKTOR RISIKO KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR BERSIH TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS SENTOLO 1 KABUPATEN KULON PROGO YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Penyakit diare akut atau gastroenteritis akut (GEA) merupakan salah satu penyakit penting di Indonesia yang masih merupakan sebab utama kesakitan dan kematian anak. Puskesmas Sentolo I merupakan salah satu puskesmas di wilayah Kabupaten Kulon Progo yang mempunyaicakupan penyediaan air bersih cukup tinggi (70%) tetapi mempunyai angka kejadian diare pada balita cukup tinggi pula (11,1%). Data 10 besar penyakit di Puskesmas Sentolo I menunjukkan bahwa diare menduduki urutan ke empat dengan jumlah penderita 199 (7,7%). Sumber air bersih yang digunakan oleh masyrakat Sentolo kebanyakan menggunakan sumur gali (60%). Penelelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi kualitas bakteriologis air bersih terhadap kejadian diare balita di Puskesmas Sentolo I Kabupateb Kulon Progo Yogyakarta. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional dengan pendekatan case control dan uji statistik yang digunakan adalah chi square (X2) Mantel Haenzel.Pada penelitian ini peneliti meneliti kualitas bakteriologis sumur gali yang digunakan oleh balita diare (sebagai kasus) dan 30 sampel air sumur gali balita tidak diare sebagai kontrol. Hasil pemeriksaan kualitas bakteriologis air bersih menunjukkan bahwa ada kecenderungan kualitas bakteriologis yang digunakan oleh balita tidak diare kualitasny alebih baik walaupun masih diatas persyaratan Permenkes No. 416/Menkes/Per/IX/1990.Dan hasil inspeksi sanitasi terhadap sumur gali yang digunakan diketahui bahwa proporsi tingkat risiko pencemaran sumur gali pada kelompok kasus lebih besar daripada kelompok kontrol. Setelah dilakukan pengolahan dan analisa data diperoleh nilai 95% Cl OR=0,182-23,51 jadi tidak ada asosiasi antara kualitas bekteriologis air bersih dengan kejadian diare pada balita sehingga belum cukup bukti untuk menyatakan bahwa kualitas bekteriologis air bersih (sumur gali) merupakan faktor risiko kejadian diare pada balita. Untuk itu perlu tindakan pengmanan terhadap air sumur dengan cara kaporitisasi, memasak air sebelum diminum dan perbaikan sarana air bersih. Kata Kunci: Bekteriologis air bersih, diare, balita THE RISK FACTOR OF BACTERIOLOGICAL WATER QUALITY RELATED TO DIARRHOEA ON CHILDRENS UNDER FIVE YEARS OLD IN SENTOLO I PUBLIC HEALTH CENTRE KULONPROGO DISTRICT YOGYAKARTA Acute diarrhoea disease or gastroenteritis acute (GEA) is one of important disease in Indonesia and the main cause of morbidity and mortality. Water supplay on Sentolo I Public health Centre had 70% of coverage, otherwise the occurance of diarrhoea was still heigh (11,1%). Based on the data base of Sentolo I Public health Centre showed occurance of diarrhoea was the on fourth rank. Most of community (60%) used dug well as the main source of water supplay. So, this research was conducted to know the risk factor of water quality related to the occurance of diarrhoea on children under five years old. This was an observational research using case control design. Data was analysed using chi square test at 0,05 level of significance. The subject was devided in to two group, namely case group and control group, they are 30 subjects for each group. The case was patient diagnosed diarrhoea in the health center of Sentolo I. And the control was children under five years old who stayed near the cases. The quality of water was determined by laboratory examination for bacteriological parameter. The result showed that 96,66%of the cases had unfullfill water quality of dug well. On the other hand, 93,33 of control had unfullfill water quality. So, it look that unfullfill water quality beyond to cases was higher than the control. There was no association between the quality of water and the occurance of diarrhoea on children under five years old (Cl 95% OR=0,182-23,51). Although there was assosiation, it was hoped that the community should care dug well water with chlorination, boil the water before drinking and rehabilitation of water source. Keyword : Bacteriological water quality, diarrhoea, children under five years old

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:29052
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:10 Aug 2011 09:52
Last Modified:10 Aug 2011 09:52

Repository Staff Only: item control page