MEMAHAMI PENGALAMAN DAN DIALEKTIKA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK PADA PROSES PENDAMPINGAN MENONTON TELEVISI

Priska, Bonvilia (2011) MEMAHAMI PENGALAMAN DAN DIALEKTIKA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK PADA PROSES PENDAMPINGAN MENONTON TELEVISI. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF
63Kb

Abstract

Realizing that television is today’s reality for children, parents also have responsibilities to develop and lead their child's curiosity to a better and more useful activity, and this role should not be preceded by television. Therefore, it is important for parents to provide guidance for children, when children watch television. Communication between parents and children will give enough stability to keep their children from distortion of a television program. The purpose of this research is to determine parents' perceptions about the parental mediation, and also to understand the experiences and dialectics that come during the parental mediation process. Dialectics refers to the contradiction between someone’s expectations and the reality that is being undertaken. This study uses Relational Dialectics Theory which is said by Leslie A. Baxter. This descriptive qualitative research with interpretive paradigm uses phenomenological approach, where the subjects of this research are parents and children who involved in the parental mediation process. Phenomenology is used in this research, because the researcher wants to reveal the communication experiences between parents and children deeply in the parental mediation process. The results of this research show that a parental mediation is an important way that must be implemented by parents to prevent the negative influence of television on children. From this research also found that during the parental mediation process, parents’ business become the reason why parents sometimes are not focus on their children and television program which is watched by their children. Another obstacle that frequently occurs during the parental mediation process is a different perception between parents and children about a television program. Dialogue is used to solve this different perception problem. Dialogue will help parents and children to build a mutual understanding, so a good deal between parents and children is created. Keywords: experiences, dialectics, parental mediation, dialogue Menyadari bahwa televisi adalah realitas sehari-hari bagi anak-anak, orang tua pun memiliki tanggung jawab mengembangkan dan mengarahkan daya keingintahuan anak pada hal-hal yang lebih baik dan berguna, dan peran ini tidak boleh didahului oleh televisi. Untuk itu, penting bagi orang tua melakukan pendampingan pada anak, saat anak menonton televisi. Komunikasi antara orang tua dan anak akan memberi cukup stabilitas untuk menjaga anak-anak dari kesimpangan siaran elektronik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi orang tua tentang pendampingan menonton televisi, serta untuk memahami pengalaman dan dialektika yang muncul saat proses pendampingan itu berlangsung. Dialektika menunjukkan kontradiksi akan semua harapan yang dimiliki seseorang dengan kenyataan yang sedang dijalani. Penelitian ini menggunakan Teori Relational Dialectics yang dilontarkan oleh Leslie A. Baxter. Penelitian deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretif ini menggunakan pendekatan fenomenologi, di mana orang tua dan anak yang terlibat proses pendampingan menonton televisi dijadikan sebagai subjek penelitian ini. Fenomenologi dipakai dalam penelitian ini, karena peneliti berupaya untuk mengungkapkan pengalaman komunikasi orang tua dan anak secara lebih mendalam pada proses pendampingan menonton televisi yang mereka lakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendampingan menonton televisi dianggap sebagai salah satu cara penting yang harus dilakukan oleh orang tua, untuk menghindarkan pengaruh negatif televisi pada anak. Melalui penelitian ini diketahui pula bahwa selama proses pendampingan menonton televisi berlangsung kesibukan orang tua menjadi alasan yang membuat orang tua sering tidak fokus pada anak dan tayangan televisi yang sedang ditonton anaknya. Hambatan lain yang sering terjadi selama proses pendampingan menonton televisi ini berlangsung adalah perbedaan persepsi orang tua dan anak pada suatu tayangan. Komunikasi dalam bentuk dialog digunakan orang tua untuk menyelesaikan permasalahan perbedaan persepsi ini. Dialog akan membantu orang tua dan anak untuk menciptakan pemahaman bersama, sehingga tercipta suatu kesepakatan yang baik untuk orang tua dan anak. Kata Kunci: pengalaman, dialektika, pendampingan, dialog

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:28961
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:08 Aug 2011 09:11
Last Modified:08 Aug 2011 09:11

Repository Staff Only: item control page