PUSAT SENI PERTUNJUKAN DI YOGYAKARTA

SUKMO AJI, KINTOKO (1999) PUSAT SENI PERTUNJUKAN DI YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Abstract

A. LATAR BELAKANG Seni merupakan bagian integral dari sejarah peradaban manusia yang tidak terlepas dari perkembangan peradaban manusia dan terikat erat dengan aspek – aspek utama dalam sejarah, agama, ekonomi maupun politik. Didalamnya termasuk seni pertunjukan, yang dapat berupa seni drama/teater, seni tari, dan juga seni musik. Timbulnya hasrat dan keinginan manusia untuk menyaksikan pertunjukan yang dipergelarkan oleh orang lain, serta keinginan dari para seniman untuk disaksikan dan dipergelarkan hasil karya mereka, telah dirasakan sebagai kebutuhan naluri dan spiritual bagi masyarakat yang beradab dan berbudaya. Oleh adanya tuntutan ersebut, maka diperlukan suatu wadah untuk menampung kegiatan tersebut berupa gedung petunjukan untuk masyarakat tersebut. Pembangunan gedung pertunjukan, telah dimulai sejak abad V sM hingga saat ini, dengan berbagai bentuk yang mencerminkan kondisi dan perkembangan seni pertinjukan dan kebudayaan masyarakat pada masa itu. Pasa masa modern saat ini, dengan tuntutan masyarakat yang semakin beragam dan selaras dengan perkembangan – perkembangan seni, budaya, ilmu pegetahuan dan teknologi, maka akan diperlukan suatu wadah seni pertunjukan yang dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut. Indonesia yang kaya akan seni dan budaya, patut memiliki suatu gedung pertunjukan yang representatif dan mampu mewadahi berbagai jenis kegiatan seni pertunjukan, terutama di kota – kota yang merupakan simpul budaya dan parwisata. Saat ini Indonesia telah memiliki beberapa gedung pertunjukan esar di Jakarta, yaitu Gedung Kesenian Jakarta, gedung kesenian Taman Ismail Marzuki, dan yang terbaru adalah Teater Tanah Airku di kompleks TMII, ketiga gedung pertunjukan dirasakan hanya dapat menampung kegiatan pertunjukan dalam cakupan regional. Melihat kondisi tersebut, maka diperlukan beberapa gedung pertunjukan untuk memenuhi kebutuhan kota – kota lain yang merupakan simpul budaya dan pariwisata, salah satunya Yogyakarta. Oleh karena itu, dipilih Performing Arts Center di Yogyakarta sebagai judul Tugas Akhir periode 66 yang merupakan lanjutan dari materi bahasan berjudul Kajian Konsep Perancangan Auditorium pada Gedung Pertunjukan Multi Fungsi. Performing Arts Center yang merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya akan adanya media rekreasi seni dan budaya, yaitu seni pertunjukan, yang dirasakan masih belum ada fasilitas gedung pertunjukan yang representatif di kota tersebut. Yoyakarta yang merupakan salah satu pusat perkembangan seni pertunjukan di Indonesia, memiliki potensi – potensi yang dapat mendukung keberadaan dan perkembangan gedung pertunjukan tersebut. Yogyakarta masih memiliki akar tradisi yang kuat dalam kehidupan masyarakatnya, dan masyarakatnyapun sangat menghargai dan apresiatif terhadap kegiatan seni dan perkembangannya, selain tu Yogyakarta juga memiliki daya tarik pariwisata domestic dan internasional yang sangat kuat untuk mendukung keberadaan gedung pertunjukan tersebut. B. TUJUAN DAN SASARAN Tujuan dari penyusunan adalah untuk merencanakan dan merancang sebuah Performing Arts Center di Yogyakarta berupa gedung pertunjukan multifungsi representatif dan akomodatif, mampu mewadahi kegiatan – kegiatan seni pertunjukan dan dapat mencirikan citra bangunan yang berasitektur regional di Yoyakarta. Sedangakan sasarannya adalah menyusun program perencanaan dan perancangan arsitektur yang akan digunakan sebagai landasan perancangan Performing Arts Center di Yogyakarta. C. MANFAAT 1. Sebagai landasan proses desain grafis arsitektur 2. Sebagai salah satu persyaratan untuk mencapai jenjang Strata 1 (S1) 3. Sebagai referensi yang berisi data – data dan studi pendekatan D. LINGKUP PEMBAHASAN Karena merupakan seminar lanjut, maka pembahasan ditekankan pada aspek – aspek perencanaan dan perancangan arsitektur untuk bangunan Performing Arts Center di Yogyakarta. Mengenai kajian konsep perencanaan auditorium gedung pertunjukan multifungsi akan ditinjau secara garis besar. Pembahasan mengenai bidang non-arsitektur dimaksudkan sebagai pendukung dan pelengkap pembahasan utama, pembahasan tersebut akan diarahkan ke dalam pengungkapan bentuk fisik dalam bahasa arsitektur. E. METODE PENULISAN Metode penulisan dengan memakai metode deduktif deskriptif, melalui kajian pustaka dan pengamatan langsung, kemudian dianalisis dan dirumuskan untuk memperoleh hasil berupa program dan konsep perancangan Performing Arts Center di Yogyakarta. F. KERANGKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN Berisikan tentang latar belakang dan urgensi pemilihan judul Performing Arts Center di Yogyakarta, tujuan dan sasaran, manfaat, lingkup, metode, dan sistematika pembahasan, serta pola piker. BAB II GEDUNG PERTUNJUKAN MULTI FUNGSI DITINJAU DENGAN PENDEKATAN PERFORMONG ARTS CENTER Berisi tentang pengertian mengenai gedung pertunjukan dan Performing Arts Center, tinjauan mengenai seni pertunjukan dan persyaratan – persyaratan serta pertimbangan – pertimbangan dalam perencanaan dan perancangan Performing Arts Center. BAB III TINJAUAN PERANCANGAN AUDITORIUM PADA GEDUNG PERTUNJUKAN MULTI FUNGSI Berisi tentang persyaratan dan pertimbangan serrta perbandingan kemungkinan penerapan konsep perancangan auditorium dalam gedung pertunjukan multi fungsi. BAB IV TINJAUAN KOTA YOGYAKARTA Mengenai kondisi kota Yogyakarta dengan aspek – aspek budaya, potensi – potensinya serta gambaran tradisi yang tumbuh dan berkembang di Yogyakarta. BAB V PENDEKATAN PERENCANAAN DA PERANCANGAN PERFORMING ARTS CENTER DI YOGYAKARTA Merupakan pendekatan perncanaan dan perancangan erupa kajian kegiatan – kegiatan yang berlangsung, kebutuhan dan dimensi ruang, pola sirkulasi dan hubungan ruang, persyaratan akustik dan kenyamanan, pendekatan struktur dan utilitas, lokasi dan tapak serta citra tampilan bangunan. BAB VI KONSEP DAN PROGRAM DASAR PERANCANGAN Berisi konsep dan program dasar perancangan yang dituangkan secara garis besar sebagai hasil dari proses pendekatan pada bab sebelumnya.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:2871
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:22 Dec 2009 09:18
Last Modified:22 Dec 2009 09:18

Repository Staff Only: item control page