PERBEDAAN KEMAMPUAN MEDIA KARBON AKTIF DAN SORBEN TERHADAP PENURUNAN OIL CONTENT DAN HIDROGREN SULFIDA DALAM LIMBAH CAIR PT. PERTAMINA UP III PLAJU SUMATERA SELATAN

SUHARYANTI, SUHARYANTI (2005) PERBEDAAN KEMAMPUAN MEDIA KARBON AKTIF DAN SORBEN TERHADAP PENURUNAN OIL CONTENT DAN HIDROGREN SULFIDA DALAM LIMBAH CAIR PT. PERTAMINA UP III PLAJU SUMATERA SELATAN. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Peringkat PROPER Pertamina UP III Plaju dari tahun 2002-2005 terus meningkat dari Hitam-Merah-Biru. hal ini menunjukkan peningkatan upaya perusahaan dalam mengelola lingkungannya sekaligus sebagai pemacu untuk pencapaian peringkat PROPER Hijau. Salah satu kriteria penilaian PROPER adalah kadar parameter pencemar dalam limbah cair. Oil Content dan H2S selama bulan Januari-Juni 2005 menunjukkan angka di bawah baku mutu, dengan kadar tertinggi untuk Oil Content sebesar 18 mg/l dan kadar H2S sebesar 0,30 mg/l pada outlet Separator IV. Oil Content dan H2S termasuk dalam kategori limbah berbahaya dan beracun (B3) sehingga perlu dilakukan upaya mengurangi kadarnya di dalam air limbah guna menekan beban pencemaran dan mengurangi risiko masalah kesehatan pada masyarakat. penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan media karbon aktif dan sorben dalam menurunkan kadar Oil Content dan H2S dalam limbah cair PT. Pertamina UP III Plaju Sumatera Selatan. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimental dengan mengambil sampel dari lapangan dan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penurunan Oil Content dan H2S. Rancangan penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain sebelum dan sesudah satu kelompok ( one group pre and posttest design). Kadar Oil Content setelah melalui media karbon aktif sebesar 9,53 mg/l, sorben 6,8 mg/l dan media gabungan karbon aktif dan sorben sebesar 5,69 mg/l dengan BMLC 20 mg/l. Kadar H2S setelah melewati media karbon aktif sebesar 0,40 mg/l, media sorben sebesar 0,47 mg/l, media gabungan karbon aktif dan sorben sebesar 0,35 dengan BMLC 0,5 mg/l. Uji One Way Anova menunjukkan ada perbedaan signifikan penurunan Oil Content dan H2S oleh ketiga perlakuan (karbon aktif, sorben dan gabungan) dengan probabilitas = 0,0001 dan media yang paling optimum dalam penurunan Oil Content dan H2S adalah media gabungan karbon aktif dan sorben. Media gabungan dapat menurunkan Oil Content menjadi 28,5%BMLC sehingga dapat dikategorikan ke dalam PROPER Hijau dan H2S sebesar 70%BMLC sehingga dapat dikategorikan ke PROPER Biru. Media Gabungan dapat digunakan sebagai alternatif pengolahan lanjutan pengendalian air limbah. Kata Kunci: Oil Content, H2S, adsorpsi, absorbsi, karbon aktif. ABILITY DIFFERENCE BETWEEN ACTIVATED CARBON MEDIA AND SORBEN OF DECREASING OIL CONTENT AND HIDROGEN SULFIDA IN WASTE WATER OF PT. PERTAMINA UP III PLAJU SOUTH SUMATERA The PROPER rank of Pertamina UP III Plaju increased from Black, Red then Blue since 2002-2005. It showed a true effort of Pertamina UP III Plaju in managing the environment and get PROPER Green as well. One of the criteria of PROPER qualifications is material levels in waste water. Effluent water on January-June 2005 showed a lower number of BMLC with the highest concentration for oil content is 18 mg/l and H2S is 0,30 mg/l in Separator IV outlet. These two parameters included to hazardous materials(B3), it's necessary to do some efforts to decrease the levels to avoid risks of public health. The Reseacrh is to know the ability difference between activated carbo media and sorben of decreasing Oil Content and H2S in waste water of PT. Pertamina UP III Plaju South Sumatera. Experimental research by taking sample from the field then observed in laboratory to know the decrease of Oil Content and H2S before and after in one group before and after design (one group pre and post test design). After treating by activated carbon, Oil Content's level is 9,53 mg/l, sorben 6,8 mg/l and the combination of the two medias 5,69 mg/l with BMLC is 20 mg/l. H2S's level after treating by activated carbon is 0,4 mg/l, sorben 0,47 mg/l and combination of the two medias is 0,35 mg/l with BMLC 0,5 mg/l. One Way Anova test shown a significant difference of Oil Content and H2S decrease by three treatment with probability 0,0001 and the most optimum media is combination media. Combination media decreased Oil Content by 28,5% of BMLC so classified to PROPER Green and H2S 70% of BMLC so classified to PROPER Blue. The combination media could be the alternative treatment of waste water final treatment by doing experiments in other variables. Keyword : Oil Content, H2S, adsorption, absorbtion, activated carbon

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:28467
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:22 Jun 2011 14:59
Last Modified:22 Jun 2011 14:59

Repository Staff Only: item control page