HUBUNGAN PRAKTIK KEBERSIHAN DIRI DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN PITIRIASIS VERSIKOLOR PADA MURID SD SAWAH BESAR 3 SEMARANG

ALFIAH, SITI (2004) HUBUNGAN PRAKTIK KEBERSIHAN DIRI DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN PITIRIASIS VERSIKOLOR PADA MURID SD SAWAH BESAR 3 SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
34Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Di Indonesia pitiriasis versikolor mempunyai insiden yang tinggi. Di RSCM Bagian Kulit dan Kelamin jumlah penderita penyakit ini adalah yang terbanyak bila dibandingkan dengan jumlah penderita penyakit kulit karena jamur lainnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Data Kesakitan Puskesmas Gayamsari Semarang pada bulan April 2003, penyakit kulit masuk dalam empat besar penyakit yang paling banyak diderita penduduk yang berkunjung ke puskesmas tersebut, yitu sebanyak 199 kasus dari 2242 seluruh kejadian penyakit (8,88 %). Seluruh murid SD Sawah Besar 3 Semarang memanfaatkan sumur sebagai sumber air bersih. Berdasarkan observasi dan hasil laboratorium menunjukkan bahwa masih ada air bersih yangn tidak memenuhi syarat kesehatan baik dari segi kuantitas, kualitas fisik maupun kualitas mikrobiologis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan praktik kebersihan diri dan ketersediaan air bersih dengan kejadian pitiriasis versikolor pada murid SD Sawah Besar 3 Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh murid kelas 4-6 SD Sawah Besar 3 Semarang sebanyak 70 anak dengan sampel 45 anak. Variabel bebasnya adalah praktik kebersihan diri dan ketersediaan air bersih, variabel terikatnya kejadian pitiriasis versikolor dan variabel pengganggunya suhu, kelembaban dan status gizi. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan alpha = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian pitiriasis versikolor 28,9 %, responden yang praktik kebersihan dirinya baik 60 % dan responden yang air bersihnya memenuhi syarat kesehatan 73,3 %. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan praktik kebersihan diri dengan kejadian pitiriasis versikolor dengan p value 0,0001 dan rasio prevalensi 16,75 serta adanya hubungan ketersediaan air bersih dengan kejadian pitiriasis versikolor dengan p value 0,0001 dan rasio prevalensi 15,33. Dalam rangka meminimalkan kejadian pitiriasis versikolor disarankan para guru dan orang tua membantu dalam meningkatkan kesadaran anak-anak yang praktik kebersihan dirinya masih buruk dan bagi masyarakat yang memakai sumur umum hendaknya menunjuk seseorang sebagai pengelola yang bertanggung jawab atas kondisi sanitasi sumur umum tersebut. Kata Kunci: Praktik Kebersihan Diri, Air Bersih, Pitiriasis Versikolor, Murid SD RELATION SELF HYGIENE PRACTICE AND CLEAN WATER SUPPLY WITH OCCURENCE OF PITIRIASIS VERSICOLOR ON STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL SAWAH BESAR 3 SEMARANG Pitiriasis versicolor have high incident in Indonesia. In RSCM Dermatovenerologi Departement, the most occurence is pitiriasis versicolor than other dermatomicosis. Based on Morbidity Monthly Data Report in Puskesmas Gayamsari Semarang on April 2003, dermatosis was included as the most disease (4th level) that people had suffered, which is 199 occurences from 2242 occurences (8,88 %). All of respondent use well as their clean water source. Based on observation and laboratory result shows that there are still clean water that didn't fulfil the health condition either from quantity aspect, physical quality or even microbiological quality. This research's goal is to know the relation self hygiene practice and clean water supply with occurence of pitiriasis versicolor on students of Elementary School Sawah Besar 3 Semarang. The population in this research are 70 students grade 4-6 Elementary School Sawah Besar 3 Semarang with 45 samples. The independent variable is self hygiene practice and clean water supply, the dependent variable is occurence of pitiriasis versicolor and disturbance variable are temperature, humidity and nutritional status. This research use observational method with cross sectional approximation. Statistic test used Chi Square test wih alpha = 0,05, the result of this research shows that occurence of pitiriasis versicolor is 28,9 %, respondent who have good self hygiene practice is 60 % and respondent who have good clean water supply is 73,3 %. Result from statistic test shows that there are relation self hygiene practice with occurence of pitiriasis versicolor with p value = 0,0001, prevalence ratio = 16,75 and relation clean water supply with occurence of pitiriasis versicolor with p value = 0,0001, prevalence ratio = 15,33. Suggestion to increase consciousness for student who still have bad personal hygiene practice with the help from teachers together with parents and community who use water directly from the public well should appoint someone as an organizer who is responsible for the sanitation of public well Keyword : Self Hygiene Practice, Clean Water, Pitiriasis Versicolor, Students of Elementary School

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:28379
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:16 Jun 2011 13:43
Last Modified:16 Jun 2011 13:43

Repository Staff Only: item control page