PERILAKU (PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK) MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN JASA PENGOBATAN TRADISIONAL PATAH TULANG SANGKAL PUTUNG DI DESA SROYO KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANG ANYAR

INANTHA , MAHATMA WINDRAWAN (1997) PERILAKU (PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK) MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN JASA PENGOBATAN TRADISIONAL PATAH TULANG SANGKAL PUTUNG DI DESA SROYO KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANG ANYAR. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
17Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran perilaku masyarakat pengguna jasa pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung di desa Sroyo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan praktek yaitu tingkat pendidikan, status ekonomi, umur dan daerah asal. Penelitian ini dilakukan di desa Sroyo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar yang terdapat 3 pengobat tradisional, secara efektif dimulai tanggal 1 Mei 1997- 24 Mei 1997. pengumpulan data didapat dengan wawancara terhadap responden berdasarkan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dan uji hubungan chisquare dihitung dengan program microstat. Hasil penelitian didapatkan data bahwa masyarakat yang datang berobat sebagaian besar berumur antara 40-6 th sebanyak 112 orang / 45,53%. Pekerjaan responden, paling banyak adalah pegawai swasta berjumlah 100 orang atau 40,65%. Tingakt pendidikan responden terbanyak adalah tingkat menengah 130 orang. Tingkat pendapatan/status ekonomi responden terbesr yaitu golongan menengah sejumlah 159 orang. Daerah asal ser dengan jarak dekat sebesar 128 orang sedangkan yang berasal dri jarak jauh 118 orang. Tingkat pengetahuan sebagian besar 153 orang mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup tentang pengobatan tradisional, 71 orang berpengetahuan baik, sedangkan 22 orang berpengetahuan kurang. Sikap responden terhadap pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung sebagian besar 186 orang mempunyai sikap setuju / menerima, 51 irabg ragu-ragu dan sisanya 9 orang menolak / tidak setuju. Praktek responden dalam penggunaan pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung ternyata 158 responden menggunakan pengobatan tradisional saja, sedang 88 orang menggunakan pengobatan tradisional dan modern. Hubungan antara tingkat pendapatan/status ekonomi dengan perilaku (pengetahuan, sikap dan praktek) responden: ada hubungan antara status ekonomi dengan pengetahuan. Tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan sikap dan ada hubungan antara status ekonomi dengan praktek. Hubungan antara tingkat pendidikan dengan perilaku (pengetahuan, sikap dan praktek) responden: ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan. Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan sikap. Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan praktek. Hubungan antara umur dengan perilaku (pengetahuan, sikap dan praktek) responden: ada hubungan antara umur dengan pengetahuan dan praktek dan tidak ada hubungan antara umur dengan sikap. Hubungan antara daerah asal dengan perilaku (pengetahuan, sikap dan praktek) responden : ada hubungan antara daerah asal dengan pengetahuan, dan sikap. Dan tidak ada hubungan antara daerah asal dengan praktek. Ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap responden terhadap pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung. Ada hubungan antara pengetahuan dengan praktek responden terhadap pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung. Tidak ada hubungan antara sikap dengan praktek responden terhadap pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan : Bagi masyarakat yang akan enggunakan jasa pengobatan tardisional agar lebih berhati-hati dalam memilih pengobatan tradisional yang dapat dipertanggungjawabkan dengan memepertimbangkan faktor-faktor kesehatan dan keberhasilannya. Kepada pengobat tradisional agar meningkatkan ketrampilan dan kebersihan individu maupun tempat praktek, mengingat tingkat keprcayaan masyarakat yang tinggi dan banyaknya masyarakat yang menggunakan dan mempercayakan pengobatannya kepadanya, dengan cara mau membuka diri terhadap penyuluhan/pelatihan yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Usulan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yangmenyebabkan pengguna jasa lanjut tentang faktor-faktor yang menyebabkan ketidak sesuaian antara penelitian, sikap dan praktek masyarakat pengguna jasa . efektifitas pengobatan tradisional patah tulang sangkal putung dibandingkan dengan pengobatan patah tulang modern. Kata Kunci: PENGOBATAN PATAH TULANG TRADISIONAL

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:28326
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:14 Jun 2011 13:27
Last Modified:14 Jun 2011 13:27

Repository Staff Only: item control page