ANALISIS RESEPSI PENONTON PEREMPUAN TERHADAP CITRA SEKSUALITAS KONTESTAN PEREMPUAN DI TAKE HIM OUT

Anna Puji Lestari, Anna Puji Lestari (2011) ANALISIS RESEPSI PENONTON PEREMPUAN TERHADAP CITRA SEKSUALITAS KONTESTAN PEREMPUAN DI TAKE HIM OUT. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
85Kb

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya visualisasi yang bias jender di media. Budaya media yang kental dengan nuansa patriarki, cenderung menampilkan perempuan sebagai obyek seks (obyektivikasi) dari pada sebagai subyek dengan segala potensinya. Salah satu tayangan televisi yang mengklaim diri menempatkan perempuan sebagai subyek adalah reality show bernama Take Him Out. Namun, pada kenyataannya acara ini menampilkan perempuan sebagai obyek dengan mengeksploitasi seksualitasnya. Penelitian ini menggunakan analisis resepsi para penonton perempuan yang menyaksikan Take Him Out terhadap citra seksualitas kontestan perempuannya, sebagai bentuk perlawanan perempuan untuk menyuarakan aspirasinya. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Muted Group Theory, juga digunakan teori Feminis Radikal Kultural sebagai pendukung. Sedangkan untuk menganalisis resepsi digunakan teori komunikasi televisual Stuart Hall tentang encoding-decoding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Subyek penelitian ini adalah para perempuan yang menyaksikan Take Him Out dari kalangan ekonomi menegah ke atas yang tinggal di wilayah perkotaan sebagaimana target audience yang dituju oleh kreator Take Him Out. Hasil penelitian menunjukkan, para penonton meresepsi ke dalam dua tipe pemaknaan, yakni oposisi dan oposan (negosiasi). Informan yang berada pada posisi oposan, melihat pengarahan seksualitas kontestan perempuan Take Him Out sebagai daya tarik acara. Akan tetapi, mereka juga menyebutkan bahwa terdapat pelecehan seksualitas yang dialami kontestan perempuannya, seperti kritikan fisik dan disentuh area-area seksualnya oleh kontestan dan presenter laki-laki. Sementara itu, informan yang berada pada posisi oposisi menyatakan pengarahan seksualitas, kritikan fisik dan colekan di area-area seksual adalah bentuk-bentuk penindasan bagi kontestan perempuan. Selain faktor pendidikan dan budaya yang mempengaruhi resepsi para informan, faktor psikologi juga berpengaruh terhadap kemampuan dan keaktifan mereka dalam memproduksi makna tersebut. Faktor psikologi semua informan (perempuan), ketika menyaksikan sesama perempuan yang dilecehkan seksualitasnya oleh media massa membuat mereka berempati, merasa berelasi, atau menjadi bagian sebagai sesama perempuan. Keywords: reality show, obyektifikasi, seksualitas, penindasan, empati This research based on many visualizations about gender bias in media. Media culture is thick with the nuance of patriarchy tends to view women as the sex objects (objectivication) rather than as a subject with all its potential. Ones of television shows that claim to place women as a subject is a reality show called Take Him Out. But in fact, this programme to place women as a object with exploitation to her sexualities. This study used reception analysis which the main theories that used in this research is Muted Group theory. After that, Radical Cultural Feminist and Stuart Hall’s Televisual Communication Theory about encoding-decoding. This research used qualitative approach with indepth interview method. The subjects of this study is women who watched Take Him Out from the middle to upper economic which live in urban areas as the intended target audience by creators of Take Him Out. The results show that the audience reception into two types of meaning, the opposition and the negotiation. Informants who are on the negotiation position to see the direction of women's sexuality contestants Take Him Out as the attraction of the programme. However, they also mentioned that there was sexuality harassment experienced by women contestants, such as the criticism of physical and sexual areas touched by the male contestants and the male presenter. Meanwhile, informants who are on the opposition position, said the direction of sexuality, physical criticism and poke in sexual areas are forms of repression for women contestants. Beside of education and culture factors that affect reception of the informants, psychological factors also influence to ability and their activities in producing meaning. For psychological factors all informants (women) when watching other women who abused her sexualities by mass media, makes them become empathize, feel relate to or be part of it. Keywords: reality show, objectivication, sexuality, repression, empathy

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:28325
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:14 Jun 2011 14:09
Last Modified:14 Jun 2011 14:09

Repository Staff Only: item control page