Pengenalan Sidik Jari Menggunakan Algoritma Pencocokan Adaptif Berdasarkan Penjajaran Minutiae

Legawa , Tri and Hidayatno, Achmad and SANTOSO, IMAM (2011) Pengenalan Sidik Jari Menggunakan Algoritma Pencocokan Adaptif Berdasarkan Penjajaran Minutiae. Undergraduate thesis, Jurusan Elektro Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
604Kb

Abstract

Dalam pencocokan sidik jari terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk sistem pengenalan sidik jari. Salah satu metode pencocokan sidik jari adalah metode pencocokan yang berdasarkan pada pencocokan minutiae. Metode ini memanfaatkan jumlah dan letak minutiae pada setiap orang yang berbeda-beda sehingga dapat dijadikan pembeda antara orang yang satu dengan yang lain. Namun pada metode ini terdapat dua masalah utama yang dapat membuat kesalahan dalam pengenalan yaitu masalah deformasi citra dan lokalisasi minutiae yang tidak tepat. Dalam tugas akhir ini dibuat program pengenalan sidik jari berdasarkan pencocokan minutiae. Program dibuat dalam tiga tahapan utama, yaitu perbaikan kualitas citra, ekstraksi minutiae, dan pencocokan minutiae. Perbaikan kualitas citra terdiri dari proses segmentasi, normalisasi, penaksiran orientasi, penaksiran frekuensi alur bukit, penapisan, binerisasi, dan penipisan pola. Ekstraksi minutiae terdiri dari proses penandaan minutiae, penghilangan minutiae palsu, dan penyatuan titik akhir dan percabangan. Pencocokan minutiae terdiri dari tahap penjajaran dan tahap pencocokan. Pada proses pencocokan minutiae digunakan suatu pembatas dengan dua tipe yaitu pembatas berukutan tetap dan adaptif yang menjadi acuan kecocokan antara dua minutiae. Penentuan kecocokan antara dua citra berdasarkan persentase jumlah minutiae cocok dari kedua citra. Pengujian dilakukan menggunakan 165 citra sidik jari dari sebelas responden. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata persentase pengenalan program yang menggunakan pembatas berukuran tetap sebesar 67,88% dengan persentase pengenalan terbesar 100% dan terkecil 40%, sedangkan program yang menggunakan pembatas adaptif memiliki rata-rata persentase pengenalan sebesar 92,12% dengan persentase pengenalan terbesar 100% dan terkecil 86,67%. Dengan demikian, penggunaan pembatas adaptif membuat sistem lebih tahan terhadap masalah deformasi citra dan lokalisasi minutiae yang tidak tepat. Kata kunci : minutiae, pembatas, penjajaran, pencocokan minutiae

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
ID Code:28254
Deposited By:Mr. Sudjadi Pranoto
Deposited On:07 Jun 2011 20:22
Last Modified:07 Jun 2011 20:22

Repository Staff Only: item control page