PEMBUATAN MIKROKAPSUL DARI UREA-FORMALDEHID : PENGARUH WAKTU DAN PERBANDINGAN REAKTAN PADA PEMBUATAN RESIN TERHADAP PROSES MIKROENKAPSULASI

Widayati ,, i Purwaningsih, and Rochmadi, Rochmadi and Agus , Prasetya, and Wahyu, Hasokowati (2010) PEMBUATAN MIKROKAPSUL DARI UREA-FORMALDEHID : PENGARUH WAKTU DAN PERBANDINGAN REAKTAN PADA PEMBUATAN RESIN TERHADAP PROSES MIKROENKAPSULASI. In: SEMINAR REKAYASA KIMIA DAN PROSES 2010, 4-5 Agustus 2010, Teknik Kimia UNDIP Semarang.

[img]
Preview
PDF
406Kb

Abstract

Teknologi pengkapsulan bahan aktif dalam ukuran mikron atau dengan istilah mikroenkapsulasi merupakan salah satu cara yang saat ini sudah sangat banyak digunakan, contohnya di industri farmasi, makanan, kertas, tinta, perfumery, dan pertanian. Pembuatan mikrokapsul terdiri dari pembuatan resin urea-formaldehid, emulsifikasi minyak dalam larutan urea-formaldehid dan mikroenkapsulasi. Penelitian ini mempelajari pengaruh waktu dan perbandingan reaktan pada pembuatan resin terhadap proses mikroenkapsulasi. Resin urea-formaldehid dibuat dari reaksi urea dengan formaldehid 37% pada berbagai variasi perbandingan reaktan yaitu urea:formaldehid = 1:3,6 - 1:1,8 (mol/mol) dan waktu pembuatan resin 1-2 jam. Proses mikroenkapsulasi dilakukan dengan mencampur minyak dan larutan resin urea formaldehid pada suhu 50°C, menggunakan homogenizer. Setelah itu pH campuran dibuat menjadi asam (pH=3), dan campuran diaduk selama 3 jam. Pada akhir proses, campuran ditambah air dan es, kemudian padatan mikrokapsulnya dipisahkan dan dikeringkan. Kadar minyak dianalisis dan mikrokapsul diamati dengan mikroskop digital. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa proses pembuatan resin selama 1-2 jam menghasilkan mikrokapsul yang baik dengan karakteristik yang hampir sama pada setiap variasi waktu. Semakin besar perbandingan reaktan, semakin banyak minyak tidak terenkapsulasi dan terbentuk mikropartikel yang semakin banyak, sedangkan hasil mikrokapsulnya semakin sedikit. Ditinjau dari efek yang lain, efisiensi resin yang dihasilkan mengalami kenaikan sedangkan kadar minyak rata-rata dalam hasil mengalami penurunan. Semakin lama waktu pembuatan resin, diameter mikrokapsul rata-rata cenderung mengalami penurunan sedangkan kadar minyak rata-rata dan efisiensi resin mengalami kenaikan. Hasil mikrokapsul yang paling baik diperoleh pada suhu 70°C, pH 8, perbandingan reaktan 1:3,6(mol/mol) dan waktu reaksi 1,5 jam. Hasil mikrokapsul dari beberapa kondisi proses yang telah dilakukan mempunyai diameter berkisar antara 30 - 110 μm.

Item Type:Conference or Workshop Item (Other)
Uncontrolled Keywords:emulsifikasi; mikroenkapsulasi; resin urea-formaldehid
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:UNDIP Conference/Seminar > SEMINAR NASIONAL REKAYASA KIMIA DAN PROSES
ID Code:28063
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:24 May 2011 11:29
Last Modified:24 May 2011 11:29

Repository Staff Only: item control page