Implikasi Perubahan Guna Lahan Terhadap Kualitas Air Baku Kota Batam

Dicky, Muhammad and Soetomo, Sugiono and Artiningsih, . (2008) Implikasi Perubahan Guna Lahan Terhadap Kualitas Air Baku Kota Batam. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 4 (3). p. 271. ISSN 1858-3903

[img]
Preview
PDF - Published Version
75Kb

Official URL: http://www.mpwk.undip.ac.id

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Seiring dengan pesatnya perkembangan penduduk, maka kebutuhan air bersih untuk masyarakat juga semakin meningkat. Namun dengan buruknya kualitas air baku untuk air minum, biaya produksinya meningkat dan hasilnya juga kurang baik. Suplai air bersih dengan kualitas yang kurang memenuhi standar atau tercemar baik secara fisik, biologis, ataupun kimia dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat atau penduduk secara luas dengan waktu yang singkat. Oleh sebab itu penyediaan air bersih harus dapat memasok air untuk masyarakat dengan kualitas yang memenuhi standar kesehatan. Dam Duriangkang merupakan dam terbesar di Pulau Batam di antara 6 (enam) dam yang ada. Dam ini digunakan untuk memenuhi 78% kebutuhan air baku penduduk Kota Batam, dikarenakan sifat tanahnya yang sulit menyerap air sehingga wilayah di Kota Batam sebagian besar tidak mempunyai cadangan air tanah. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan melakukan analisis perkembangan penggunaan lahan yang terjadi di daerah permukiman di sekitar Dam Duriangkang. Kemudian dilanjutkan dengan analisis kualitas air, analisis dampak pencemaran limbah domestik terhadap air baku Dam Duriangkang dan analisis hubungan guna lahan terhadap pencemaran Dam Duriangkang.

Item Type:Article
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:26920
Deposited By:Mr mpwk undip
Deposited On:20 Apr 2011 12:09
Last Modified:20 Apr 2011 12:09

Repository Staff Only: item control page