PENATAAN DAN PENGEMBANGAN PASAR MRANGGEN

KURNIAWAN PRAMASTER, THOHAR (2005) PENATAAN DAN PENGEMBANGAN PASAR MRANGGEN. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik .

[img]
Preview
PDF - Published Version
57Kb

Abstract

Semakin maju budaya masyarakat akan diiringi dengan bertambah dan berkembangnya tuntutan-tuntutan hidup. Perdagangan dan jasa merupakan dua factor yang saling berkaitan satu dengan yang lain sebagai dampak dari pesatnya pertumbuhan perekonomian masyarakat. Perdagangan dan jasa tersebut memerlukan suatu wadah sebagai penampung aktifitas di dalamnya. Akan timbul permasalahan apabila wadahnya. Pasar merupakan titik pertumbuhan suatu kota yang mewadahi aktifitas perdagangan dan jasa masyarakat di kota tersebut. Untuk mewujudkan tatanan kota yang tertata dan teratur, perlu adanya upaya-upaya bersama untuk membenahi titik pertumbuhan di kota tersebut agar tercipta iklim yang kondusif, bukan saja untuk perdagangan dan jasa tetapi juga untuk sector-sektor yang lain. Salah satu kota kecil yang mengalami permasalahan perkembangan dan pertumbuhan perdagangan dan jasa yaitu Mranggen. Kota ini membutuhkan suatu wadah yang dapat menampung aktifitas perdagangan dan jasa yaitu pasar, yang selama ini belum terwujud secara maksimal. Permasalahan yang muncul di kota ini adalah munculnya Pasar Ganefo sebagai dampak ketidak mampuan Pasar Mranggen dalam menampung jumlah pedagang, dan permasalahan kemacetan lalu lintas di kedua pasar tersebut sebagai akibat ketidakmampuan dalam penyediaan lahan parkir. Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa perlunya proyek penataan dan pengembangan Pasar Mranggen sebagai wadah aktifitas perdagangan dan jasa, dalam upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif di kota tersebut. 1.2. Maksud dan Tujuan 1.2.1. Maksud Sebagai landasan perencanaan dan perancangan arsitektur dengan judul Penataan dan Pengembangan Pasar Mranggen dengan Pendekatan Arsitektur Tropis. 1.2.2. Tujuan Sebagai landasan konsep tahap desain grafis perancangan arsitektur. 1.3. Lingkup Pembahasan 1.3.1. Lingkup Substansial Merencanakan dan merancang Kawasan Pasar Mranggen sebagai kawasan perdagangan dengan memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan. 1.3.2. Lingkup Spasial Objek pasar terletak di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Propinsi Jawa Tengah. 1.4. Sistematika Pembahasan 1.4.1. Metode Pembahasan Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan menguraikan data-data primer dan data-data sekunder untuk dianalisa. Data-data tersebut diterapkan pada : a) Metode Pencarian Data • Data Primer Data-data tentang literature pasar, arsitektur pasar, arsitektur tropis didapat dari literature LP3A. data fisik dan non fisik Pasar Mranggen didapat dari survey (Pasar Mranggen, Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Demak), dan wawancara dengan Kepala Pasar Mranggen dan Kepala Dinas Pasar Kabupaten Demak. • Data Sekunder Data monografi, RDTRK Kecamatan Mranggen dengan melakukan survey ke Dinas Kecamatan Mranggen dan Bappeda Kabupaten Demak. b) Metode Pengolahan Data Hasil dari data primer dan sekunder dianalisa. Dari analisa tersebut ketidaksesuaian antara kenyataan dan yang diharapkan akan menjadi pertimbangan dalam perencanaan dan perancangan desain Pasar Mranggen. c) Metode Penentuan Lokasi/Tapak Lokasi pasar tidak mengalami perubahan, hanya mengalami penambahan luas lahan dengan pengembangan kea rah utara. Hal tersebut karena lahan yang masih bisa untuk dikembangkan paling memungkinkan adalah kea rah utara. Arah selatan dibatasi dengan jalan raya demikian pula arah barat. Arah timur juga dibatasi jalan lingkungan dan pertokoan. d) Metode Penetapan Macam dan Luas Ruang Untuk menentukan macam ruang dikelompokkan berdasarkan macam aktifitasnya yaitu pengelola, pedagang, penyedia jasa. Pedagang sendiri dibagi menurut pengelompokkan jenis usaha dagangnya/komoditinya. Luas ruang didasarkan pada kebutuhan kelompok/pemakainya e) Metode Penetapan Fasilitas dan Utilitas Penentuan fasilitas dan utilitas didasarkan kebutuhan Pasar Mranggen, dengan mengacu pada literature tentang utilitas dan fasilitas pasar dan studi banding. Utilitas dan fasilitas menjadi salah satu prioritas dalam penataan desain kawasan Pasar Mranggen. f) Metode Penetapan Struktur dan Modul Penentuan sistem struktur terbagi menjadi dua yaitu struktur atas dan struktur bawah. Dalam pemilihan sistem struktur atas digunakan sistem struktur beton bertulang dalam pemakaian kolom dan balok, karena lebih fleksibel, mudah dalam pengerjaan dan dapat disesuaikan dengan gaya arsitektur yang dipakai. Untuk struktur kuda-kuda, yang dipakai adalah struktur baja. Pada sistem structur bawah, jenis struktur pondasi yang digunakan adalah pondasi Foot plat. Modul dan ukuran los dan kios direncanakan berdasarkan kebutuhan tiap jenis pedagang. Hal ini juga ditinjau dari studi banding ke Pasar Babadan dan Pasar Ungaran. g) Metode Penetapan Bentuk Sesuai Penekanan Desain Bentuk massa bangunan cenderung mengikuti gaya bangunan arsitektur Jawa (joglo) yang diolah dan disesuaikan dengan fungsi dan karakter aktivitas dan beberapa ornament jawa dipergunakan untuk penyelesaian/finishing bangunan. h) Metode Penetapan Besaran Ruang Pertumbuhan jumlah pedagang di Kecamatan Mranggen digunakan untuk perhitungan penetapan besaran ruang pada sepuluh tahun yang akan datang.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:26715
Deposited By:Admin Agus P arsitek
Deposited On:11 Apr 2011 10:39
Last Modified:11 Apr 2011 10:39

Repository Staff Only: item control page