HUBUNGAN ANTARA INDEK MASA TUBUH DAN KADAR SERUM ALBUMIN DENGAN FUNGSI PARU PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK

Harminto, Harminto (2005) HUBUNGAN ANTARA INDEK MASA TUBUH DAN KADAR SERUM ALBUMIN DENGAN FUNGSI PARU PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
40Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

155Kb

Abstract

Latar belakang : Protein energi malnutrition (PEM) sering terjadi pada penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang ditandai dengan penurunan indek masa tubuh dan kadar serum albumin. Hal ini dapat memperburuk fungsi otot pernapasan dan ventilasi paru. Tujuan : mengetahui hubungan antara indek masa tubuh (IMT) dan kadar serum albumin dengan fungsi paru pada penderita PPOK. Metoda : Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel adalah penderita PPOK rawat jalan di RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga yang diambil secara purposive dengan sistem quota, berjumlah 62 orang. IMT dihitung dengan rumus berat badan (kg)/tinggi badan (m)2. Kadar serum albumin diukur dengan metode biuret. Fungsi paru diukur dengan compact II spirometer. Hemoglobin diukur dengan metode sian-methemoglobin. Faktor usia, jenis kelamin, riwayat merokok dan kadar hemoglobin dijadikan confounding variable. Data dianalisis dengan uji korelasi product moment pearson, korelasi parsial dan multiple regression dengan : 0,05. Hasil : Rerata IMT : 17,8 kg/m2  2,87. Rerata kadar serum albumin : 3,9 gr/dl  0,77. Rerata FEV 1 : 41,1%  17,65. Rerata FVC : 43,2 % 20,35. Uji statistik menunjukkan ada hubungan signifikan antara IMT dengan FEV 1 ( r = 0,40, p = 0,001) dan IMT dengan FVC ( r = 0,28, p = 0,03). Demikian juga setelah dikontrol faktor jenis kelamin, usia, riwayat merokok, dan kadar hemoglobin, ada hubungan signifikan antara IMT dan FEV 1 ( r = 0,46, p = 0,000) dan IMT dengan FVC ( r = 0,33, p = 0,012). Sedangkan antara kadar serum albumin dengan FEV 1 dan FVC tidak ada hubungan. Hasil uji backward multiple regression menunjukkan hanya variabel IMT dan riwayat merokok yang merupakan prediktor untuk FEV 1 dan FVC. Simpulan : Ada hubungan signifikan antara IMT dengan FEV 1 dan FVC, sedangkan antara kadar serum albumin dengan FEV 1 dan FVC tidak ada hubungan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:PPOK, IMT, Albumin, fungsi paru
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:26214
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:08 Feb 2011 14:28
Last Modified:08 Feb 2011 14:28

Repository Staff Only: item control page