Sistem Perpajakan Nasional Dalam Era Ekonomi Global

Miyasto , Miyasto (1997) Sistem Perpajakan Nasional Dalam Era Ekonomi Global. Documentation. Diponegoro University Press, Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
907Kb

Abstract

Srategi perpajakan nasional dalam reformasi ke dua sudah mulai diarahkan secara maksimal untuk memenuhi dua fungsi utama dari pajak yaitu fungsi bugdet dan fungsi regulasi. Ketentuan-ketentuan perpajakan nasional di samping berupaya untuk menggali penerimaan negara juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, progresivitas struktur dan daya saing produk-produk domestik di luar negeri Upaya-upaya yang harus dilakukan adalah penetapan pengusaha-pengusaha kecil untuk menjadi pengusaha yang tidak kena pajak (khusus dalam kasus PPN) hendaknya tidak sampai menghilangkan kesempatan bagi pengusaha-pengusaha tersebut untuk akses dalam persaingan global. Cara tersebut memberikan dua manfaat bagi pengusaha-pengusaha kecil, pertama mereka dapat memanfaatkan kredit pajak. Ke dua, mereka tidak perlu khawatir untuk kehilangan langganan-langganannya. Upaya yang kedua adalah strategi pembangunan ekonomi yang berorientasi pada ekspor domestik yang mampu memperkuat basis ekspor tersebut.upaya memperkuat struktur ekonomi tidak lepas dari usaha untuk menjadikan sektor pertanian sebagai basis ekonomi nasional. Upaya menjadikan sektor ini menjadi basis ekonomi nasional dan perpajakan nasional diharapkan mampu meningkatkan keunggulan stratigis Indonesia di persaingan global. Pemberian fasilitas-fasilitas perpajakan bagi investasi di sektor ini adlah salah astu upaya untuk menciptakan iklim kondusif di sektor tersebut. Ketiga, peningkatan efisiensi. Dalam era persaingan global yang semakin ketat ini, upaya-upaya meningkatkan efisiansi ekonomi nasional menjadi semakin penting. Untuk lebih meningkatkan peranan pajak dalam efisiensi nasional maka hendaknya diberikan fasilitas perpajakan bagi dunia usaha yang mengimplementasikan teknologi baru. Upaya yang ke empat, dalam kaitannya dengan upaya meningkatkan keadilan dalam perpajakan. Garis-garis Besar Haluan Negara (1993-1998) secara eksplisit menyatakan bahwa strategipembangunan kita bertumpu pada Trilogi Pembangunan, yaitu pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas.(Sus)

Item Type:Monograph (Documentation)
Additional Information:Pidato Pengukuhan Guru Besar
Subjects:H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions:Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies
ID Code:262
Deposited By:Mr. Sugeng Priyanto
Deposited On:08 Jun 2009 14:06
Last Modified:29 Jul 2009 10:12

Repository Staff Only: item control page