HUBUNGAN KECUKUPAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA), ASAM DOKOSAHEXANOAT (DHA) IKAN DAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Zulaihah, Zulaihah (2005) HUBUNGAN KECUKUPAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA), ASAM DOKOSAHEXANOAT (DHA) IKAN DAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
82Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

203Kb

Abstract

Latar Belakang: Ikan mengandung protein, EPA, DHA tinggi, diperlukan untuk pembentukan sel otak dalam meningkatkan intelegensia. Mengkonsumsi ikan dan makanan laut lainnya selain menyehatkan juga meningkatkan kemampuan otak untuk mencapai prestasi belajar optimal. Tahun 2003 konsumsi ikan di Indonesia masih rendah yaitu 24,67 kg/kapita/tahun. Menurut BPS 2002 konsumsi ikan di Semarang 5,38%. Konsumsi ikan tersebut berpengaruh besar terhadap kecukupan zat gizi terutama EPA dan DHA, status gizi dan pencapaian sumberdaya manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan frekuensi makan ikan, kecukupan EPA, DHA ikan dan status gizi dengan prestasi belajar siswa. Metoda: Penelitian ini menggunakan metode survei, jenis penelitian analitik, pendekatan waktu cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan September –Oktober 2004, termasuk disiplin Ilmu Gizi Masyarakat. Sampel penelitian 100 siswa SD Taqwiyatul Wathon (kelas IV 54, V 46 siswa). Pengambilan sampel menggunakan metode Stratified random sampling. Pengolahan data dengan NUTRSOFT dan SPSS 11.00. Hasil: Ikan yang banyak dikonsumsi responden yaitu bandeng dengan kategori baik 5%, tongkol 4%, kembung 1% dan mujair 1%. Kecukupan EPA, DHA termasuk defisit 62%, status gizi normal 93% dan prestasi belajar kategori sedang 55%. Berdasar uji Spearman ada hubungan frekuensi makan dengan kecukupan EPA, DHA ikan (p = 0,000), tidak ada hubungan frekuensi makan ikan dengan status gizi (p = 0,213), ada hubungan frekuensi makan ikan dengan prestasi belajar (p = 0,000), ada hubungan kecukupan EPA, DHA dengan prestasi belajar (p = 0,000) dan tidak ada hubungan status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,378). Berdasar uji Pearson tidak ada hubungan kecukupan EPA, DHA ikan dengan status gizi (p = 0,408). Simpulan: Siswa yang mengkonsumsi ikan dengan frekuensi dan kecukupan EPA dan DHA tinggi (cukup) akan berakibat meningkatnya prestasi belajar siswa. Maka peneliti menyarankan perlu adanya penyuluhan manfaat ikan yang bisa meningkatkan prestasi belajar, sehingga mau mengkonsumsi ikan yang tersedia cukup banyak.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Omega 3, EPA, DHA, status gizi, prestasi belajar, siswa
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:26191
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:05 Feb 2011 08:39
Last Modified:05 Feb 2011 08:39

Repository Staff Only: item control page