PENGARUH PEMBERIAN RUMPUT LAUT MERAH (EUCHEMA COTTONII) TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2

Ida Siti Nurparida , Ida Siti Nurparida (2006) PENGARUH PEMBERIAN RUMPUT LAUT MERAH (EUCHEMA COTTONII) TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
264Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

534Kb

Abstract

Latar Belakang : Pengendalian kadar gula darah penderita DM tipe 2 dilakukan dengan diet, latihan jasmani, obat dan edukasi. Diet DM tinggi serat larut mempunyai efek menurunkan gula darah postprandial dan membantu memperlambat kenaikan gula darah. Salah satu bahan pangan sumber serat larut adalah rumput laut merah (Euchema cottonii). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rumput laut merah terhadap kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial pada penderita DM tipe 2. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimen dengan desain Randomized Controlled Trial. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dan dibagi secara acak dalam 2 kelompok. Kelompok 1 diberi panduan diet, obat hipoglikemik oral (OHO) jenis sulfonilurea dan mendapat puding dengan tambahan rumput laut merah sebanyak 100 gram dengan kandungan serat 1,8 – 4,5 gram. Kelompok 2 diberi panduan diet dan obat hipoglikemik oral (OHO) jenis sulfonilurea. Lama perlakuan selama 14 hari. Kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial diukur awal dan akhir penelitian. Selama perlakuan asupan makan dicatat dengan food record oleh penderita DM dan recall 24 jam dimonitor oleh enumerator. Analisis statistik yang digunakan adalah Independent Sample T-test untuk mengetahui pengaruh pemberian rumput laut merah terhadap kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial. Mann Whitney untuk mengetahui pengaruh frekuensi konseling diet dan frekuensi latihan jasmani terhadap kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial. Anakova untuk mengetahui pengaruh pemberian rumput laut merah terhadap kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial yang dikontrol dengan frekuensi konseling diet dan frekuensi latihan jasmani. Hasil : Terdapat penurunan gula darah puasa sebesar 18  10,8 mg/dl pada kelompok perlakuan dan 5  11,0 mg/dl pada kelompok kontrol (p=0,003). Terdapat penurunan gula darah 2 jam postprandial sebesar 42  19,4 mg/dl pada kelompok perlakuan dan 2  18,9 mg/dl pada kelompok kontrol (p=0,000). Ada pengaruh secara bermakna pemberian rumput laut merah terhadap kadar gula darah puasa dan gula darah 2 jam postprandial yang dikontrol dengan frekuensi konseling diet dan frekuensi latihan jasmani (p<0,05). Kesimpulan : Ada perbedaan penurunan kadar gula darah puasa dan gula darah 2 jam postprandial secara bermakna pada penderita DM tipe 2 yang diberi rumput laut merah dan yang tidak diberi rumput laut merah. Efek pemberian rumput laut merah paling besar adalah pada penurunan gula darah 2 jam postprandial. Frekuensi konseling diet dan frekuensi latihan jasmani tidak mempengaruhi kadar gula darah puasa dan 2 jam postprandial. Ada pengaruh secara bermakna pemberian rumput laut merah terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Rumput laut merah, Gula darah puasa, Gula darah 2 jam postprandial,Diabetes melitus tipe 2
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:26162
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:04 Feb 2011 09:08
Last Modified:04 Feb 2011 09:08

Repository Staff Only: item control page