HUBUNGAN INTENSITAS KOMUNIKASI IBU-KADER POSYANDU DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI

Praba Mumpuni, Praba Mumpuni (2010) HUBUNGAN INTENSITAS KOMUNIKASI IBU-KADER POSYANDU DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
68Kb

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 54% kematian bayi dan anak dilatarbelakangi keadaan gizi yang buruk yang kemudian diikuti prevalensi gizi kurang pada balita di Indonesia mencapai 13.6% yang seharusnya kurang dari 3%, hal ini menunjukkan bahwa masalah gizi selain merupakan masalah kesehatan masyarakat juga terkait dengan masalah kesejahteraan masyarakat (pendidikan, sosial ekonomi, budaya dan politik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas komunikasi ibu-kader Posyandu dan tingkat pendidikan ibu dengan tingkat pengetahuan gizi. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian adalah teori difusi inovasi, konsep komunikasi pembangunan, konsep social marketing dan komunikasi persuasif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Desa Kalisidi, kecamatan Ungaran Barat sejumlah 478 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden diambil menggunakan accidental sampling. Untuk pengujian hipotesis digunakan perhitungan statistik Koefisien Korelasi Rank Kendall dan koefisien Konkordansi Kendall sebagai alat untuk menguji atau menghitung tingkat koefisien korelasi variabel. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh untuk variabel intensitas komunikasi ibu-kader Posyandu (X1) diperoleh koefisien korelasi untuk sebesar -0,085 dengan nilai signifikansi sebesar 0,295. Dari koefisien korelasi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara intensitas komunikasi ibu-kader Posyandu dengan tingkat pengetahuan gizi, dan dilihat dari nilai signifikansinya, hipotesis ini tidak terbukti. Pada tingkat pendidikan (X2) diperoleh nilai koefisien korelasi -0,011 dan nilai signifikasi sebesar 0,907, dimana signifikasi tersebut lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan hubungan antara variabel tidak signifikan. Untuk mengukur kekuatan hubungan antara variabel intensitas komunikasi ibu-kader Posyandu dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan gizi menggunakan koefisien Konkordansi Kendall diperoleh nilai signifikansi adalah sebesar 0,000, dengan koefisien korelasi 0,964, dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan antar variable yang sangat signifikan karena 0,000 < 0,01. Berdasarkan hasil tersebut karena koefisien korelasi 0,964 diantara rentang korelasi 0,5-1 maka kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan positif yang siginfikan antara intensitas komunikasi ibu-kader Posyandu dan tingkat pendidikan ibu dengan tingkat pengetahuan gizi. Keyword : intensitas komunikasi, pendidikan, pengetahuan gizi, posyandu

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:26055
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:27 Jan 2011 14:08
Last Modified:27 Jan 2011 14:08

Repository Staff Only: item control page