Hubungan Asupan Energi, Serat, Dan Pengeluaran Energi Dengan Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP) (Studi Penelitian Pada Karyawan PT. Pertamina (Persero) Semarang)

Dwi Hartanti, Dwi Hartanti (2008) Hubungan Asupan Energi, Serat, Dan Pengeluaran Energi Dengan Rasio Lingkar Pinggang-Panggul (RLPP) (Studi Penelitian Pada Karyawan PT. Pertamina (Persero) Semarang). Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
56Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

193Kb

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan rasio lingkar pinggang-panggul (RLPP) yang merupakan salah satu indikator dari obesitas abdominal sering dihubungkan dengan peningkatan resiko penyakit kronik karena keterkaitannya dengan sindroma metabolik. Faktor-faktor diet dan pola pengeluaran energi melalui aktivitas fisik mempunyai pengaruh yang kuat terhadap keseimbangan energi yang memicu terjadinya peningkatan ukuran RLPP. Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan energi, serat, dan pengeluaran energi dengan rasio lingkar pinggang-panggul (RLPP) di kalangan pegawai. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan cross-sectional yang dilakukan di PT. Pertamina (Persero) Semarang dengan jumlah sampel 55 orang. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Data asupan energi dan serat diperoleh dengan menggunakan form dietary food record 2 x 24 jam dan Semi-Quantitative Food Frequency Quesionaire. Data tentang pengeluaran energi diperoleh dari form diary activity. Analisis data menggunakan program Statistic Package for the Social Science (SPSS) for windows. Hasil : Sebesar 70,9% subyek mengalami obesitas abdominal. Prevalensi obesitas abdominal lebih banyak terjadi pada subyek perempuan (81,5%) dibandingkan dengan laki-laki (60,7%). Rerata asupan energi subyek adalah sebesar 2402.2 ± 319.68 Kcal. Subyek yang termasuk obesitas mengkonsumsi energi 7,2% lebih banyak jika dibandingkan dengan subyek normal. Sebesar 40% subyek memiliki pengeluaran energi kategori ringan dan 45,5% memiliki pengeluaran energi kategori sedang. Sebanyak 96,4% subyek memiliki asupan serat kurang dari 25 gram per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan energi berhubungan dengan RLPP(r = 0.455 ; p = 0.000). Asupan serat berhubungan secara signifikan yang bernilai negatif dengan RLPP(r = -0.382 ; p = 0.004) . Pengeluaran energi secara negatif berhubungan dengan RLPP(r = -0.268 ; p = 0.048). Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara asupan energi, serat dan pengeluaran energi dengan RLPP.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Asupan energi, serat, pengeluaran energi, RLPP, obesitas abdominal
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:26023
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:27 Jan 2011 08:45
Last Modified:27 Jan 2011 08:45

Repository Staff Only: item control page