Faktor-Faktor (Indeks Massa Tubuh, Asupan Lemak Jenuh Dan Asupan Mineral) Yang Berhubungan Dengan Tekanan Darah Pada Siswa Smp Al-Muttaqin Di Tasikmalaya

Lin Herlina, Lin Herlina (2008) Faktor-Faktor (Indeks Massa Tubuh, Asupan Lemak Jenuh Dan Asupan Mineral) Yang Berhubungan Dengan Tekanan Darah Pada Siswa Smp Al-Muttaqin Di Tasikmalaya. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
92Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

468Kb

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi dapat juga terjadi pada anak-anak dan remaja. Tekanan darah yang tinggi pada anak-anak dan remaja cenderung menetap pada usia dewasa. Kelebihan berat badan pada anak ditunjukkan dengan peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) sesuai dengan umur dan jenis kelamin. IMT berhubungan langsung dengan tekanan darah. Faktor lain yang berhubungan dengan tekanan darah adalah asupan lemak jenuh dan asupan mineral (natrium, kalium, kalsium dan magnesium). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh, asupan lemak jenuh dan mineral dengan tekanan darah pada siswa sekolah menengah pertama di SMP Al-Muttaqin, Tasikmalaya. Metode : Rancangan penelitian ini adalah Cross Sectional dengan jumlah sampel 66 siswa yang berumur 13 – 15 tahun di SMP Al-Muttaqin Tasikmalaya pada bulan Januari 2008. Indeks Massa Tubuh (IMT) diperoleh dari perhitungan barat badan (kg) dibagi dengan tinggi badan (m2). Asupan lemak jenuh dan asupan mineral (Na,K,Ca,Mg) diperoleh dengan mengggunakan kuesioner frekuensi pangan semi kuantitatif. Tekanan darah diukur dengan menggunakan sphygmomanometer air raksa. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Pearson Product Moment. Analisis Multivariat dilakukan dengan uji Regresi Linear Ganda. Hasil : Pada penelitian ini 21,2% subyek mengalami obesitas, 6,1% subyek mempunyai tekanan darah sistolik tinggi dan 1,5% Subyek mempunyai tekanan darah diastolik tinggi. Sebanyak 54,5% subyek mempunyai asupan lemak jenuh >10% dari total energi sehari, 69,7% subyek mempunyai asupan natrium tinggi (≥2400mg/hari), 62,1% subyek mempunyai asupan kalium <2000mg/hari, 66,7% subyek mempunyai asupan kalsium ≥1000mg/hari dan 56,1% subyek mempunyai asupan magnesium rendah (≤230mg/hari untuk laki-laki dan ≤220mg/hari untuk perempuan). IMT, asupan lemak jenuh dan natrium mempunyai hubungan yang positif dengan tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berarti semakin tinggi IMT, asupan lemak jenuh dan natrium, maka tekanan darah sistolik dan diastolic akan semakin meningkat. Asupan kalsium mempunyai hubungan negatif dengan tekanan darah sistolik dan diastolik, yang artinya semakin tinggi asupan kalsium, maka tekanan darah sistolik dan diastolik akan semakin rendah. Asupan kalium dan magnesium tidak mempunyai hubungan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik. Kesimpulan : Asupan natrium dan IMT adalah faktor yang paling berhubungan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Indeks Massa Tubuh, Lemak Jenuh, Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:26014
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:26 Jan 2011 10:17
Last Modified:26 Jan 2011 10:17

Repository Staff Only: item control page