Korelasi Parameter Antropometri Dengan Tekanan Darah Pada Siswa SD, Studi di SD Sompok 01 – 04 Semarang

Mira Paska, Mira Paska (2008) Korelasi Parameter Antropometri Dengan Tekanan Darah Pada Siswa SD, Studi di SD Sompok 01 – 04 Semarang. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
72Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

183Kb

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan masalah gizi yang semakin banyak dijumpai, dan potensial untuk mengakibatkan gangguan kesehatan, termasuk peningkatan tekanan darah. Obesitas dapat ditentukan melalui pengukuran IMT dan lingkar pinggang (LiPi). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan IMT dan LiPi dengan tekanan darah pada siswa SD. Tujuan: mendiskripsikan dan menganalisis hubungan antar IMT dan LiPi dengan tekanan darah pada siswa SD Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian Cross Sectional yang dilaksanakan di SD Sompok 01 – 04 Semarang pada bulan Desember 2007. Sampel berjumlah 82 anak, berumur 10–12 tahun yang pengambilannya dilakukan secara Simple Random Sampling. Data yang dikumpulkan antara lain identitas sampel, BB, TB, IMT, ukuran lingkar pinggang, data tekanan darah sistolik dan diastolik. Analisis yang digunakan adalah Product Moment Pearson dengan tingkat signifikansi ditentukan dengan batasan α=0,05. Regresi linier digunakan untuk menentukan variabel bebas yang paling berperan dalam memprediksi variabel tergantung Hasil: Didapatkan prevalensi obesitas pada siswa SD Sompok 01–04 Semarang berdasarkan nilai IMT 11,0% at risk of overweight, dan 81,7% overweight. Rerata IMT 22,8+4,02 kg/m2. Nilai lingkar pinggang berkisar 60 - 112 cm, dengan rerata 79,20. Sedangkan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik adalah 110,91+10,29 dan 73,17+6,58 mmHg. Ada hubungan antara IMT dengan tekanan darah sistolik (p=0,000, r=0,581) dan diastolik (p=0,000, r=0,531), dan ada hubungan antara lingkar pinggang dengan tekanan darah sistolik (p=0,000, r=0,595) dan diastolik (p=0,000, r=0, 389). Pada uji regresi diperoleh variabel yang paling berperan dalam memprediksi tekanan darah sistolik dan diastolik adalah IMT baru kemudian LiPi, hal ini diperoleh dari persamaan y = 67,17 + 0,585 IMT + 0,383 LiPi untuk tekanan darah sistolik, dan y = 62,29 +1,698 IMT – 0,353 LiPi untuk tekanan darah diastolik. Simpulan: IMT mempunyai hubungan yang lebih kuat dengan tekanan darah sistolik dan diastolik dibandingkan LiPi

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:obesitas, Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar pinggang (LiPi), tekanan darah
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:25993
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:25 Jan 2011 09:58
Last Modified:25 Jan 2011 09:58

Repository Staff Only: item control page