Stadium HIV/AIDS dan Perilaku Gizi Odha Hubungannya dengan Status Gizi

Dwiyanti Kartikasari, Dwiyanti Kartikasari (2009) Stadium HIV/AIDS dan Perilaku Gizi Odha Hubungannya dengan Status Gizi. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
113Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

417Kb

Abstract

Latar Belakang : AIDS (Acquired immunodeficiency syndrom) adalah kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (Human immunodeficiency virus). AIDS merupakan tahap akhir dari infeksi HIV. Gizi berperan pada setiap stadium HIV/AIDS. Stadium HIV/AIDS dan perilaku gizi Odha (orang dengan HIV/AIDS) merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi disamping efek pengobatan, infrastuktur dan dukungan. Tujuan : Mengetahui stadium HIV/AIDS dan perilaku gizi Odha hubungannya dengan status gizi Metoda : Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah subyek 28. Subyek adalah penderita HIV/AIDS yang tercatat sebagai pasien rawat jalan di RSUP Dr.Kariadi Semarang dipilih dengan concecutive sampling. Stadium HIV/AIDS berdasarkan jumlah CD+4 diperoleh dari catatan medik. Data perilaku gizi meliputi pengetahuan dan sikap diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan praktek gizi peroleh dari asupan energi dan protein yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner semi-quantitative food frequency. Status gizi diukur berdasarkan antropometri meliputi berat badan dan tinggi badan yang dinyatakan sebagai IMT. Analisis data dengan korelasi rank Spearman dan Pearson product moment. Hasil : Subjek berusia antara 22-68 tahun dan terbanyak berusia 26-32 tahun (46,4%) terdiri dari 85,7% laki-laki dan 14,3% perempuan. Sebanyak 71,4% tamat SLTP dan 67,9% subjek bekerja. Pendapatan perkapita sebagian besar subjek berkisaran antara Rp.500.001,00-Rp.1.000.000,00 /bulan (53,6%) dan lama sakit kurang dari 1 tahun (46,4%). Sebagian besar subjek (57,1%) termasuk stadium 2 HIV/AIDS. Sebagian besar subjek memiliki perilaku: pengetahuan sedang (50%), sikap tidak mendukung (57,1%), asupan energi dan protein kategori defisiensi tingkat berat (60,7% dan 57,1%). IMT sebagian besar subjek normal (64,3%) Tidak terdapat hubungan antara stadium HIV/AIDS dengan status gizi (r = -0,169; p = 0,391). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan status gizi (r = 0,220; p = 0,261). Tidak terdapat hubungan antara sikap dengan status gizi (r = -0,262; p = 0,179). Tidak terdapat hubungan antara asupan energi dengan status gizi (r = 0,003; p = 0,989). Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi (r = 0,127; p = 0,521). Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stadium HIV/AIDS dengan status gizi, pengetahuan dengan status gizi., praktek baik asupan energi dan asupan protein dengan status gizi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Stadium HIV/AIDS, pengetahuan, sikap, praktek, status gizi
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:25646
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:17 Jan 2011 09:35
Last Modified:17 Jan 2011 09:35

Repository Staff Only: item control page