Hubungan Asupan Lemak Trans Terhadap Profil Lipid Pada Remaja di SMAN 5 Semarang

Steffanie Putri Sekar Langit , Steffanie Putri Sekar Langit (2011) Hubungan Asupan Lemak Trans Terhadap Profil Lipid Pada Remaja di SMAN 5 Semarang. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
290Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

484Kb

Abstract

Latar Belakang : Di Indonesia prevalensi dislipidemia semakin meningkat. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lipid dalam plasma. Salah satu faktor yang berkaitan dengan dislipidemia berasal dari asupan makanan. Kadar kolesterol plasma meningkat apabila konsumsi asam lemak trans tinggi karena memberikan efek terhadap lipoprotein plasma yaitu meningkatkan kadar LDL dan menurunkan HDL. Metode : Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel 30. Sampel adalah pelajar kelas dua di SMA Negeri 5 Semarang . Sampel dipilih dengan consecutive sampling. Data yang dikumpulkan meliputi identitas, kebiasaan olahraga, riwayat kegemukan yang diperoleh dengan wawancara, data asupan makanan menggunakan food frequency semi quantitative. Berat badan, tinggi badan dan profil lipid diperoleh dengan pengukuran langsung. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment, Rank Spearman, korelasi Partial dan uji multivariat dengan regresi linier berganda. Hasil : Usia sampel baik laki-laki maupun perempuan berkisar antara 15-17 tahun dan mempunyai IMT normal. Asupan tertinggi asam lemak trans (TFA)2,10 gr/hari. Sebanyak 10% sampel mempunyai kadar kolesterol total pada kategori tinggi, 10 % sampel mempunyai kadar LDL kolesterol dalam rentang ambang tinggi, 26,7% sampel mempunyai kadar HDL kolesterol yang rendah dan 10 % sampel mempunyai kadar trigliserida dalam rentang ambang tinggi. Ada hubungan antara konsumsi TFA dengan kadar profil lipid (p1=0.034, p2=0,035, p3=0,000, p4=0,042). Analisis multivariat menunjukan bahwa yang menjadi parameter tingginya asam lemak trans yaitu kadar HDL kolesterol (R2 adjusted= 0,798). Kesimpulan : Semakin tinggi asupan asam lemak trans maka semakin tinggi kadar kolesterol total, kadar LDL kolesterol, dan kadar trigliserida. Semakin tinggi asupan asam lemak trans maka kadar kolesterol HDL semakin rendah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Asam lemak trans, profil lipid
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:25394
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:12 Jan 2011 10:18
Last Modified:12 Jan 2011 10:18

Repository Staff Only: item control page