KOORDINASI RELAY JARAK, RELAY ARUS LEBIH DAN RELAY GANGGUAN TANAH TERHADAP TAHANAN RESISTIF GANGGUAN HUBUNG SINGKAT

Nugroho, Arif Setyo and Juningtyastuti, Juningtyastuti and Facta, Mochammad (2011) KOORDINASI RELAY JARAK, RELAY ARUS LEBIH DAN RELAY GANGGUAN TANAH TERHADAP TAHANAN RESISTIF GANGGUAN HUBUNG SINGKAT. Undergraduate thesis, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik.

[img]
Preview
PDF - Published Version
365Kb

Abstract

Saluran transmisi tenaga listrik sangat berperan penting dalam penyaluran daya listrik dari pembangkit ke konsumen, untuk itu peralatan proteksi yang handal dan efektif diperlukan untuk menjaga keberlangsungan penyediaan energi listrik. Relay yang dipakai sebagai pengaman saluran transmisi adalah Relay jarak, Relay arus lebih (OCR) dan Relay ganggguan tanah (GFR). Tahanan resistif gangguan yang terjadi saat gangguan hubung singkat dapat menyebabkan relay-relay tersebut mengalami kesalahan dalam melihat gangguan yang terjadi sehingga dapat mengakibatkan relay-relay tersebut tidak bekerja pada saat terjadi gangguan. Salah satu tipe karakteristik relay jarak yang efektif untuk mengatasi adanya tahanan resistif gangguan hubung singkat adalah relay polygonal (quadrilateral) yang memiliki tiga elemen komparator yaitu elemen arah, elemen reaktansi dan elemen resistansi. Relay akan beroperasi hanya apabila ketiga elemen tersebut bekerja. Unjuk kerja OCR dan GFR juga dipengaruhi oleh besarnya arus hubung singkat yang dilihat relay. Untuk itu diperlukan perhitungan setting dan koordinasi relay yang tepat agar masing-masing relay dapat bekerja dengan handal, cepat, selektif dan sensitif dalam mengatasi gangguan yang terjadi. Tugas akhir ini akan menganalisa pengaruh tahanan resistif gangguan terhadap unjuk kerja relay jarak jenis polygonal (quadrilateral) dalam melihat impedansi gangguan dan unjuk kerja OCR, GFR dalam melihat besarnya arus gangguan yang terjadi dan waktu operasi relay. Besarnya tahanan resistif gangguan yang dilihat relay jarak dipengaruhi oleh jenis gangguan hubung singkat dan lokasi terjadinya gangguan. Diperoleh hasil bahwa impedansi gangguan terbesar yang dilihat relay jarak terjadi saat gangguan hubung singkat satu fasa ketanah. Adanya tahanan gangguan mengakibatkan nilai arus gangguan hubung singkat semakin kecil sehingga waktu operasi relay OCR dan GFR semakin besar. Kata kunci : Relay jarak, OCR, GFR, Tahanan resistif gangguan, Arus hubung singkat, Koordinasi relay

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
ID Code:25379
Deposited By:Mr. Sudjadi Pranoto
Deposited On:11 Jan 2011 19:03
Last Modified:11 Jan 2011 19:03

Repository Staff Only: item control page