PROYEKSI KEBUTUHAN DAN PENYEDIAAN ENERGI LISTRIK DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LEAP

Dewayana, R.kakka and Hermawan, Hermawan and Karnoto, Karnoto (2011) PROYEKSI KEBUTUHAN DAN PENYEDIAAN ENERGI LISTRIK DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LEAP. Undergraduate thesis, University Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
707Kb

Abstract

Energi listrik sebagai salah satu infrastruktur yang menyangkut hajat hidup orang banyak maka penyediaan energi listrik harus dapat menjamin tersedianya dalam jumlah yang cukup, harga yang wajar dan mutu yang baik. Semakin meningkatnya ekonomi pada suatu daerah maka konsumsi energi listrik juga akan semakin meningkat. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin agar penyediaan energi listrik dapat tersedia dalam jumlah yang cukup dan harga yang memadai. Dalam tugas akhir ini penulis melakukan proyeksi jumlah pelanggan, kebutuhan energi listrik dan penyediaan energi listrik di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan perangkat lunak LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning system). Ekspresi yang digunakan untuk melakukan proyeksi dalam perangkat lunak LEAP mengacu pada Model DKL 3.2, yaitu model yang digunakan PLN untuk melakukan proyeksi kebutuhan listrik. Data yang diproyeksikan adalah data-data jumlah pelanggan, dan kebutuhan energi listrik di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008. Tujuan tugas akhir ini adalah menerapkan Perangkat Lunak LEAP untuk memproyeksikan energi listrik, memproyeksikan jumlah pelanggan listrik, kebutuhan energi listrik dan penyediaan energi listrik di tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 Provinsi Jawa Tengah, dan membandingkan hasil proyeksi jumlah pelanggan, kebutuhan energi listrik dan penyediaan energi listrik tahun 2009 dengan data aktual 2009. Hasil perhitungan dalam tugas akhir ini untuk proyeksi jumlah total pelanggan dan kebutuhan energi listrik Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2009 hingga 2013 meningkat disetiap tahunnya dengan rata-rata pertumbuhan jumlah pelanggan sebesar 0.059%, dan pertumbuhan kebutuhan energi listrik sebesar 2.04%. Hasil proyeksi Tahun 2009 lebih kecil dari data aktual jumlah pelanggan dan kebutuhan energi listrik Tahun 2009. Perbedaan ini karena dalam memproyeksikan digunakan data PDRB tahun 2007. Perbedaan ini juga memperlihatkan kebutuhan akan listrik dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Proyeksi produksi energi listrik juga meningkat sesuai dengan peningkatan kebutuhan energi listrik. Hasil proyeksi energi yang diproduksi oleh setiap pembangkit dengan perangkat lunak LEAP Tahun 2009 tidak sama dengan energi yang diproduksi oleh setiap pembangkit dalam kondisi aktual Tahun 2009. Hal ini dikarenakan dalam kondisi aktual juga memberikan energi listrik ke Provinsi D.I.Y, perbedaan faktor kapasitas dan perbedaan kebutuhan energi listrik antara proyeksi dengan kondisi aktual. Kata kunci : Proyeksi, energi listrik, Provinsi Jawa Tengah, LEAP, Model DKL 3.2

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
ID Code:25245
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:10 Jan 2011 11:12
Last Modified:10 Jan 2011 11:12

Repository Staff Only: item control page