Besar Risiko Pengetahuan Gizi, Sikap, Uang Saku Dan Konsumsi Fast Food Terhadap Kejadian Obesitas Pada Siswa SMA Negeri 1 Kudus

Septiandari Mardianingtyas Sya’diah, Septiandari Mardianingtyas Sya’diah (2009) Besar Risiko Pengetahuan Gizi, Sikap, Uang Saku Dan Konsumsi Fast Food Terhadap Kejadian Obesitas Pada Siswa SMA Negeri 1 Kudus. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

72Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

162Kb

Abstract

Latar Belakang Perkembangan teknologi di banyak bidang telah membawa perubahan di bidang pangan dan gizi yang membawa dampak positif maupun negatif. Perubahan pola makan bergeser ke arah yang tidak seimbang yang kemudian berdampak pada peningkatan obesitas. Adanya fast food dapat mempengaruhi perubahan pola makan pada remaja. Selain pola makan yang salah, pengetahuan gizi, sikap, dan uang saku juga ikut berpengaruh secara tidak langsung terhadap terjadinya obesitas. Tujuan Mendiskripsikan dan menganalisis besar risiko pengetahuan gizi, sikap, uang saku dan konsumsi fast food terhadap kejadian obesitas pada siswa SMA Negeri 1 Kudus. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol dengan satu pembanding (1 kasus : 1 kontrol). Penentuan obesitas menggunakan IMT. Pengetahuan gizi, sikap dan uang saku didapatkan dari hasil pengisian kuesioner. Konsumsi fast food didapatkan dengan melakukan wawancara menggunakan FFQ semi kuantitatif. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Mc Nemar. Hasil Prevalensi obesitas sebesar 5,9%. Hanya 33,3% dan 46,7% siswa obes dan tidak obes yang mempunyai pengetahuan gizi baik. Terdapat 65% dan 50% siswa obes dan tidak obes yang mempunyai sikap setuju terhadap fast food. Rerata uang saku, frekuensi konsumsi fast food lokal, frekuensi konsumsi western fast food, total frekuensi konsumsi fast food, konsumsi energi fast food lokal, konsumsi energi western fast food, dan total konsumsi energi fast food pada kelompok obes lebih tinggi daripada kelompok tidak obes. Besar risiko konsumsi energi fast food lokal (p=0,05), dan total konsumsi energi fast food (p=0,013) sebesar (OR= 3,25 ; OR= 4,67). Besar risiko pengetahuan gizi (p=0,77), sikap (p=0,09), uang saku (p=0,3), frekuensi fast food lokal (p=0,18), frekuensi western fast food (p=0,61), frekuensi total fast food (p=0,3)dan energi konsumsi western fast food (p=0,12) sebesar (OR= 0,71; OR=2,6 ; OR=0,5 ; OR=2,5 ; OR=1,5 ; OR=2 ; OR=2,75 ) Simpulan Siswa yang mempunyai konsumsi energi fast food lokal tinggi dan konsumsi energi total fast food tinggi mempunyai risiko untuk menjadi obesitas sebesar 3,25; dan 4,67 kali. Tidak terbukti bermakna bahwa faktor- faktor pengetahuan gizi, sikap, uang saku , frekuensi konsumsi fast food dan konsumsi energi western fast food mempunyai resiko terhadap kejadian obesitas

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:pengetahuan gizi, sikap, uang saku, fast food, obesitas, remaja
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:25041
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:30 Dec 2010 11:41
Last Modified:30 Dec 2010 11:41

Repository Staff Only: item control page