Perbedaan Frekuensi Kejadian Diare pada Bayi Usia 3 – 6 bulan yang di berikan ASI Eksklusif oleh Ibu yang Bekerja dan Tidak Bekerja

Ratna Ammarylle, Ratna Ammarylle and Wirawanni, Yekti (2009) Perbedaan Frekuensi Kejadian Diare pada Bayi Usia 3 – 6 bulan yang di berikan ASI Eksklusif oleh Ibu yang Bekerja dan Tidak Bekerja. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
107Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

305Kb

Abstract

Pendahuluan : Bayi berusia 3 – 6 bulan rawan terhadap infeksi saluran cerna, khususnya diare. ASI Eksklusif selama 6 bulan terbukti memberikan perlindungan terhadap penyakit infeksi pada bayi. Pada usia 3 – 6 bulan tersebut, masa cuti ibu yang bekerja telah habis sehingga ibu harus segera kembali bekerja, hal ini menyebabkan waktu ibu untuk menyusui bayinya berkurang. Lain hal nya dengan ibu yang tidak bekerja, mereka memiliki banyak waktu untuk bisa menyusui bayinya sehingga bayi bisa mendapatkan manfaat ASI secara maksimal. Seperti yang di ketahui dari beberapa penelitian di katakan bahwa bayi yang mendapat ASI Eksklusif masih mengalami diare, namun kejadian diare pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif yang muncul tersebut belum di ketahui dengan pasti apakah ibu nya tersebut bekerja atau tidak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan frekuensi kejadian diare pada bayi usia 3 – 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif oleh ibu yang bekerja dan tidak bekerja. Metode : Penelitian observasional dengan pendekatan belah lintang, di laksanakan di 6 kelurahan, di wilayah kerja puskesmas Pesantren II kota Kediri, pada bulan Desember 2008. Pengambilan sampel di lakukan secara purposive dengan besar sampel minimal 49 untuk masing – masing kelompok. Hasil : Dari 65 total ibu yang ada, terdapat sebanyak 30 ibu bekerja ( 46,2 % ) dan 35 ibu tidak bekerja ( 53,8 % ). Prevalensi kejadian diare bayi pada ibu bekerja sebesar 30 % dan pada ibu yang tidak bekerja sebesar 23 %, sedangkan prevalensi kejadian diare bayi pada ibu bekerja yang menggunakan metode ASI perah sebesar 11,1 %. Rerata frekuensi kejadian diare bayi pada ibu bekerja sebesar 2,8 ± 0,97 dan rerata frekuensi kejadian diare bayi pada ibu tidak bekerja sebesar 2,25 ± 0,89. Secara deskriptif frekuensi kejadian diare pada bayi yang memiliki ibu bekerja lebih banyak di bandingkan yang tidak bekerja, sedangkan secara statistik dengan menggunakan uji Mann Whitney, di dapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan frekuensi kejadian diare bayi pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja ( p = 0,41 ) Simpulan : Tidak di temukan perbedaan frekuensi kejadian diare pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif oleh ibunya bekerja dan tidak bekerja.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Tidak di temukan perbedaan frekuensi kejadian diare pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif oleh ibunya bekerja dan tidak bekerja
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:25031
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:30 Dec 2010 10:43
Last Modified:14 Aug 2012 10:58

Repository Staff Only: item control page