Kadar Asam Laurat Dan Fenol Virgin Coconut Oil (Vco) Yang Diolah Dengan Metode Pemanasan, Sentrifugasi Dan Pancingan

Vigna Dyah Puspitasari, Vigna Dyah Puspitasari (2010) Kadar Asam Laurat Dan Fenol Virgin Coconut Oil (Vco) Yang Diolah Dengan Metode Pemanasan, Sentrifugasi Dan Pancingan. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
71Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

249Kb

Abstract

Latar Belakang :Virgin Coconut Oil (VCO) berkembang sebagai makanan fungsional karena kandungan asam lauratnya yang di dalam tubuh diubah menjadi senyawa monolaurin, sebuah monogliserida antiviral, antibakterial, dan antiprotozoal. VCO juga mengandung senyawa fenol yang mempengaruhi tingginya aktivitas antioksidan dalam VCO, dan juga bermanfaat bagi manusia untuk perlindungan terhadap sumber biologis radikal peroksi dan hidroksi. Dari sekian banyak merk VCO yang ditawarkan produsen dengan metode pengolahan yang berbeda, diduga kandungan asam laurat dan fenol VCO juga akan berbeda. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan kadar asam laurat dan fenol Virgin Ccoconut Oil (VCO) yang diolah dengan metode pemanasan, sentrifugasi, dan pancingan. Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai sampel, diolah melalui metode pemanasan, sentrifugasi dan pancingan yang dilakukan sebanyak dua kali pengulangan. Kadar fenol diuji secara duplo menggunakan metode Senter dimodifikasi dengan metode Plummer, kadar asam laurat diuji menggunakan metode kromatografi gas. Analisis statistik menggunakan program SPSS 15 for windows. Data dianalisis menggunakan one way anova dengan derajat kepercayaan 99%, dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil : Tidak ada perbedaan kadar asam laurat VCO yang diolah dengan metode pemanasan, sentrifugasi dan pancingan (p=0,313). Ada perbedaan kadar fenol VCO yang diolah dengan metode pemanasan, sentrifugasi dan pancingan (p=0,006). Berdasarkan hasil uji Tukey, metode pengolahan yang berbeda bermakna adalah metode pemanasan dengan metode sentrifugasi dan metode pemanasan dengan metode pancingan. Kesimpulan : Metode yang paling baik untuk menghasilkan VCO dengan kadar asam laurat dan fenol yang tinggi adalah metode pemanasan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:VCO, pemanasan, sentrifugasi, pancingan, asam laurat, fenol
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:24916
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:22 Dec 2010 10:19
Last Modified:22 Dec 2010 10:19

Repository Staff Only: item control page