Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Lokal terhadap Status Gizi Anak Balita Gizi Kurang di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

Winda Ariani, Winda Ariani (2010) Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Lokal terhadap Status Gizi Anak Balita Gizi Kurang di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
267Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

864Kb

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, walaupun pemerintah telah berupaya menanggulanginya. Penyebab gizi kurang secara langsung adalah infeksi dan asupan makanan yang rendah. Salah satu upaya penanggulangan masalah gizi kurang adalah dengan pemberian makanan tambahan lokal. Selain bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita gizi kurang, pemberian makanan tambahan lokal juga bertujuan sebagai sarana penyuluhan dan pemulihan anak balita gizi kurang. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan lokal terhadap status gizi anak balita gizi kurang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain pre-posttest control group design. Subjek adalah anak balita dengan status gizi kurang di RW II dan RW VI Kelurahan Sambiroto. Kelompok perlakuan diberi makanan tambahan lokal berupa makanan selingan yang mengandung 200-300 kkal dengan protein 5-8 gram, mempergunakan bahan makanan setempat (lokal) dan diperkaya protein nabati atau hewani. Pemberian makanan tambahan dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 1 bulan penelitian, sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji independent t- tests, paired t- tests dan Mann Whitney. Hasil : Sebelum perlakuan tidak terdapat perbedaan skor-z dengan indeks BB/U dan BB/TB antara 2 kelompok. Ada perbedaan status gizi anak balita gizi kurang berdasarkan skor-z indeks BB/U dan BB/TB sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan lokal selama 1 bulan pada kelompok perlakuan, untuk skor-z indeks BB/U (p=0,007) dan BB/TB (p=0,000). Setelah pemberian makanan tambahan lokal, pada kelompok perlakuan terjadi peningkatan status gizi berdasarkan skor-z indeks BB/U sebesar 0,19 + 0,24 SD dan BB/TB sebesar 0,47 + 0,36 SD sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi peningkatan. Simpulan : Pemberian makanan tambahan lokal pada anak balita gizi kurang selama 1 bulan dapat meningkatkan status gizi berdasarkan skor-z indeks BB/U dan BB/TB. Peningkatan status gizi berdasarkan skor-z indeks BB/TB lebih besar daripada BB/U

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:gizi kurang, pemberian makanan tambahan lokal
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:24906
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:21 Dec 2010 15:20
Last Modified:21 Dec 2010 15:20

Repository Staff Only: item control page