Persentase Lemak Tubuh dan Lingkar Pinggang sebagai Faktor Risiko bagi Ketidakteraturan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri

Ainur Rofiq H.S., Ainur Rofiq H.S. (2010) Persentase Lemak Tubuh dan Lingkar Pinggang sebagai Faktor Risiko bagi Ketidakteraturan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri. Undergraduate thesis, Program Studi Ilmu Gizi .

[img]
Preview
PDF - Published Version
123Kb
[img]PDF - Published Version
Restricted to Registered users only

150Kb

Abstract

Latar belakang : siklus menstruasi yang tidak normal dapat dihubungkan dengan penurunan fertilitas. Obesitas ditengarai dapat mengganggu keteraturan siklus menstruasi. Tujuan : tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang sebagai faktor risiko bagi ketidakteraturan siklus menstruasi. Metode : penelitian ini di lakukan di SMA Negeri 3 Semarang dengan menggunakan pendekatan kasus-kontrol. Calon subyek diperoleh dengan memberikan lembar pengisian 3 siklus menstruasi untuk mengetahui ketidakteraturan. Kasus diambil secara acak dan matching kasus dengan menggunakan IMT dan aktifitas fisik. Ketidakteraturan didefinisikan sebagai jarak antara hari pertama dengan hari pertama menstruasi berikutnya dari 3 siklus adalah <21 atau >35 hari dan teratur adalah 21 – 35 hari. Pengukuran persentase lemak tubuh menggunakan BIA (Body Impedance Analyzer), sedangkan lingkar pinggang menggunakan pita pengukur. Data tinggi badan dan berat badan diperoleh dengan menggunakan mikrotoa dan timbangan injak digital. Data usia dan aktifitas fisik diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah uji McNemar. Hasil : pada kelompok kasus dan kontrol, subyek mempunyai persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang normal adalah 92,3% dan 76,9% serta 23,1% dan 61,5%. Rerata persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang kelompok kasus dan kontrol adalah 24,9% (± 4,79) dan 25,1% (± 6,16) serta 82,4 cm (± 7,08) dan 79,3 cm (± 6,08). Nilai OR persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi adalah 6 (95% CI = 1,693 – 21,262) dan 0,5 (95% CI = 0,269 – 0,929). Simpulan : pada sejumlah kecil dari remaja yang diteliti, persentase lemak tubuh merupakan faktor risiko ringan bagi terjadinya ketidakteraturan siklus menstruasi, dan proporsi pada remaja putri dengan lingkar pinggang kategori obesitas lebih tinggi yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Pinggang, Siklus Menstruasi
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:24837
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:20 Dec 2010 12:47
Last Modified:20 Dec 2010 12:47

Repository Staff Only: item control page