PERILAKU PETANI BAWANG MERAH DALAM PENGGUNAAN DAN PENANGANAN PESTISIDA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN (Studi Kasus di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes)

Wahyuni, Sri (2010) PERILAKU PETANI BAWANG MERAH DALAM PENGGUNAAN DAN PENANGANAN PESTISIDA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN (Studi Kasus di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes). Masters thesis, Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF - Published Version
147Kb

Abstract

ABSTRAK Sebagai usaha untuk meningkatkan hasil pertanian, penggunaan pupuk dan pestisida secara terus menerus masih dilakukan oleh para petani di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Pestisida diperlukan agar produk pertanian yang akan dihasilkan terlindung atau terbebas dari serangan hama dan penyakit tanaman. Namun penggunaan pestisida yang terus menerus dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Mengingat pestisida merupakan bahan beracun, maka penggunaan dan penanganan yang tidak sesuai anjuran dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan dan risiko terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani di Desa Kemukten dalam penggunaan dan penanganan pestisida dan kemasannya serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan pedoman wawancara, kuesioner dan lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada 45 orang petani di Desa Kemukten. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan uji Discriminant untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani dalam penggunaan dan penanganan pestisida dan kemasannya masih buruk. Perilaku buruk ditemui pada semua tahapan-tahapan penanganan pestisida, yaitu mulai dari tahap pemilihan jenis pestisida, penyimpanan pestisida, praktek penyemprotan di lapangan dan tahap pembuangan bekas pestisida. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi perilaku petani dalam penggunaan dan penanganan pestisida adalah adanya pengaruh teman seprofesi, kurangnya sosialisasi kebijakan, sikap serta persepsi petani yang masih keliru tentang pestisida. Untuk memperbaiki perilaku petani tersebut diperlukan sosialisasi kebijakan yang dilakukan secara berkesinambungan, penyuluhan yang harus dilakukan secara intensif dengan melibatkan jumlah petani yang cukup besar melalui diskusi-diskusi kelompok, penggunaan tokoh masyarakat sebagai model, serta penerbitan produk peraturan daerah yang isinya dengan tegas mewajibkan produsen pestisida menyediakan tempat pembuangan/ pemusnahan sisa kemasan pestisida dan peningkatan pengawasan atas peredaran pestisida di Kabupaten Brebes. Kata Kunci : perilaku, pestisida, risiko lingkungan ABSTRACT As an effort of improving agricultural results, farmers in Kemukten, Kersana Subdistrict, Brebes Regency continue using of fertilizers and pesticides. Pesticides function as protecting agents for the crops from pests and diseases. However the continued use of pesticides may result in environmental pollution. Giving toxic substances contained within the pesticides, careless use and management may risk the health of the crops as well as the environment. This study aimed to find out farmer behaviors in Kemukten Village in using and managing the pesticides and their packs as well as to assess factors which affecting them. This research is explanatory with the survey method. Data for the study were collected by means of interviews and observation with disseminated questioners and observation sheets. The interviewed were carried out with 45 farmers in Kemukten Village. These data were then analyzed by Chi-Square and Discriminant tests to find out how close the relationship between independent and dependent variables. The study results reported that farmer behavior towards the use and management of pesticides and their pacts were deemed low. Bad behavior encountered at all stages of handling pesticides, ie starting from the choice of pesticide, storage of pesticides, spraying practices in the field and a former pesticide disposal stage. Factors that affected these attitudes were influence of profession friends, lacking government policy socialization on pesticides, attitude and perception. To improve the behavior of farmers is needed socialization sustainable implementation of the policy, information that must be carried out intensively by involving a large number of farmers through group discussions, use of community leaders as a model, and publishing product content with local regulations expressly require pesticide manufacturers provide a place of exile / destruction of the remaining containers of pesticides and increased supervision over the distribution of pesticides in Brebes Regency. Keywords: behavior, pesticides, environmental risk.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:perilaku, pestisida, risiko lingkungan, behavior, pesticides, environmental risk
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:24759
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:17 Dec 2010 12:59
Last Modified:17 Dec 2010 12:59

Repository Staff Only: item control page