JUAL BELI TANAH HAK ULAYAT DENGAN PELEPASAN ADAT SEBAGAI SYARAT PENDAFTARAN TANAH PADA SUKU TOBATDJI ENJ’ROS DI KOTA JAYAPURA PAPUA

Mulyadi, Tri (2010) JUAL BELI TANAH HAK ULAYAT DENGAN PELEPASAN ADAT SEBAGAI SYARAT PENDAFTARAN TANAH PADA SUKU TOBATDJI ENJ’ROS DI KOTA JAYAPURA PAPUA. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
492Kb

Abstract

ABSTRAK Tanah sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai kebutuhan manusia. Tanah untuk daerah tertentu harganya semakin mahal, maka semakin sulit untuk mendapatkannya sehingga tanah seolah menjadi barang langka. Penguasaan dan pengaturan serta penyelenggaraan penggunaan tanah oleh Negara diarahkan pemanfaatannya dengan mempertahankan Hak Atas Tanah Ulayat, Tanah Rakyat dan fungsi sosial untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan jual beli tanah hak ulayat dengan pelepasan adat dan proses pendaftarannya, akibat hukumnya terhadap penyimpangan dalam jual beli dan proses pendaftaran serta penyelesaian hukumnya jika terjadi sengketa sedangkan tanah hak ulayat sudah didaftarkan dan terbit sertipikanya. Penulis membuat karya ilmiah, bertujuan menjawab permasalahanpermasalahan yang timbul dari keadaan di atas. Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian hukum ini adalah metode pendekatan yuridis sosiologis, yaitu suatu pendekatan yang meneliti data sekunder terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan mengadakan penelitian data primer di lapangan. Adapun sumber data Faktor yuridis adalah UUPA No. 5 Tahun 1960, Peraturan Pelaksanaan lainnya berkaitan dengan tanah dan Hasil wawancara dengan Ondoafi Besar Tobadji Enj'ros dan pihak lainnya yang berkaitan dengan jual beli tanah hak ulayat dengan pelepasan adat. Hasil penelitian bahwa masyarakat adat Tobadji Enj’ros merupakan persekutuan hukum adat teritorial dan genologis. Keberadaannya masih diakui serta masih mempertahankan pemerintahan adat dan sangat tergantung pada tanah Hak Ulayat. Perbuatan hukum pelepasan Hak Ulayat dilaksanakan dengan musyawarah adat pada peradilan adat, dengan dibuatnya surat pelepasan adat yang disaksikan oleh para tokoh adat. Pelaksanaan jual beli didasarkan pada pelepasan adat dan proses pendaftaran tanah dilaksanakan dengan mekanisme yang telah baku berlaku sesuai ketentuan pendaftaran tanah. Data-data yang dianalisis dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan jual beli tanah hak ulayat tidak dengan prosedur pelepasan adat yang benar sesuai hukum adat dan peraturan pertanahan maka dilakukan tindakan dengan surat teguran, jika tidak ada penyelesaian dengan musyawarah adat tanah disengketakan, selanjutnya perkara sengketa tanah diajukan ke pengadilan sampai ada putusan pengadilan yang menjamin kekuatan hukum yang tetap. Akibat hukumnya, jika proses penerbitan sertifikat tidak sesuai dengan prosedur hukum adat dan pendaftaran tanah, maka batal demi hukum atas dasar putusan pengadilan dengan eksekusi oleh pihak yang berwenang. Kata Kunci: Jual beli Tanah, Hak Ulayat, Pendaftaran Tanah. ABSTRACT Land as a gift of God Almighty has a very important function as a human need. Certain areas of land have more expensive price, the more difficult to get that land as a scarce goods. Control and regulation and management of land use by the State directed utilization by maintaining Customary Land Rights, Land and the People's social functions to achieve social justice for all Indonesian people. The writing is aimed to find out the implementation of the land sale with the release of customary rights and customary enrollment process, legal effect if it occurs in trading irregularities and the registration process and the legal resolution of disputes in case of land property rights and the land had been registered and published its certificate. The author makes scientific work, aims to answer the problems that arise from the situation above. Method of approach used in the study of this law is a juridical approach to sociological method, which is an approach which examines the first secondary data and continues to conduct research in the field of primary data. The data source is a juridical factor UUPA No. 5 of 1960, other Implementing Regulation relating to land and the results of interviews with Ondoafi Tobadji Enj'ros and other parties related to the sale and purchase of land ownership rights with customs release. Research results showed that Tobadji Enj’ros tribe communities constitute territory and genology law. Its existence still acknowledged and maintenance custom law, and hardly depend on customary law. Legal action of customary law performed with custom discussion on custom judicature through composes custom release which is witnessed by custom figures. Trade or sell-buy activities were based on custom release and land registration process conducted through the valid default mechanism in accordance with land registration stipulation. Data is analyzed from the research result gets conclusion that the implementation of land sale of land property right doesn’t not accompanied with the proper custom release procedures as appropriate to customary law and land regulations, then, will be taken a reprimand letter, if no settlement was held cross barring of the disputed land, furthermore the case of disputed land is presented to the court follow the verdict is assuring fixed law enforcement. The legal consequences, if the publishing process of certificate does not fit to legal procedures and registration of customary land, then canceled on the basis of legal Derm court with execution decisions by the competent authorities. Keywords: Offers to buy Land, Customary Rights, Land Regestration.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:24436
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:06 Dec 2010 08:56
Last Modified:06 Dec 2010 08:56

Repository Staff Only: item control page