KAJIAN KESESUAIAN LAHAN PERUMAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK FISIK DASAR DI KOTA FAKFAK

HARTADI, ARIEF (2009) KAJIAN KESESUAIAN LAHAN PERUMAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK FISIK DASAR DI KOTA FAKFAK. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1280Kb

Abstract

ABSTRAK Perkembangan kota menyebabkan peningkatan aktvitas dan kebutuhan lahan untuk menunjang aktvitas tersebut, sementara lahan walaupun merupakan salah satu sumber daya alam yang paling berharga tetapi memiliki keterbatasan baik ketersediaan maupun kemampuan daya dukungnya. Perumahan beserta fasilitasnya membutuhkan area lahan yang paling besar dibandingkan peruntukan lainnya. Kondisi fisik dasar lahan sangat mempengaruhi kesesuaian pemanfaatan lahan seperti lingkungan hidrologi, geomorfologi, geologi, tanah dan atmosfir (Catanese ed.,1992:338). Kota Fakfak yang merupakan wilayah berbukit dengan kemiringan kearah utara atau dari laut ke darat, pemanfaatan lahan perumahan menempati wilayah dengan kemiringan di atas 10%, disisi lain kondisi tersebut merupakan kendala bagi pembangunan perumahan beserta fasilitasnya. Pembangunan perumahan pada lahan dengan kemiringan diatas 10%, memer-lukan banyak pertimbangan. Untuk itu perlu dilakukan kajian kesesuaian lahan perumahan yang berdasarkan karakterstik dasar di kota Fakfak yang terdiri dari kemiringan, jenis tanah dan batuan, kondisi iklim, wilayah rawan bencana serta penyediaan infrastruktur. Dengan diketahuinya kesesuaian lahan, pemanfaatan lahan khususnya untuk perumahan dapat dilakukan pada terutama wilayah yang tidak dan kurang sesuai baik pembangunan, penataan maupun pencegahan untuk keamanan dan kenyamanan penghuni pada wilayah yang kurang sesuai. Kondisi fisik lahan yang berupa kemiringan, jenis tanah dan batuan, kondisi iklim, wilayah rawan bencana serta penyediaan infrastruktur sangat mempengaruhi kesesuaian lahan untuk perumahan. Analisis kesesuaian kondisi iklim yang merupakan hasil dari superposisi peta-peta suhu, tekanan dan kelembaban udara, orientasi angin serta matahari. Analisis wilayah rawan bencana, untuk gempa bumi dan tsunami secara deskriptif ditentukan posisi kota Fakfak pada peta sebaran pusat gempa dan pesisir rawan tsunami, sedangkan wilayah rawan tanah longsor dan banjir merupakan hasil superposisi peta curah hujan, kemiringan, jenis tanah dan vegetasi. Analisis penyediaan infrastruktur dilakukan untuk mengetahui tingkat kemudahan pembuatan infrastuktur yang didapat dari superposisi petapeta kemiringan, jenis tanah dan batuan serta curah hujan. Selanjutnya adalah menentukan kelas kesesuaian lahan perumahan dari hasil superposisi peta-peta kesesuaian kondisi iklim, wilayah rawan bencana, penyediaan infrastruktur, kemiringan serta jenis tanah dan batuan. Secara umum, kesesuaian lahan untuk perumahan di kota Fakfak adalah sesuai dengan luasan 76,38% sedangkan sisanya termasuk dalam kelas tidak sesuai dan kurang sesuai, tetapi dalam kelas ini termasuk kampung dengan kepadatan penduduk yang relatif tinggi seperti kampung Gwerpe dan Lusypkeri dibandingkan dengan wilayah yang lain. Pengaturan berupa bimbingan teknis dalam pembangunan serta penataan perumahan perlu terus dilakukan terutama pada kampung tersebut dan perumahan yang berada di sepanjang pesisir pantai yang rawan tsunami. Bimbingan teknis dapat berupa pemberian pengetahuan tentang bahaya tsunami dan tanah longsor sehingga diharapkan dapat mengurangi akibat dari bahaya bencana itu, bentuk konstruksi bangunan perumahan dan lingkungannya pembuatan perumahan selanjutnya diarahkan menjahui wilayah rentan tanah longsor maupun pesisir pantai rawan tsunami. Kata kunci: Perkembangan kota, kesesuaian lahan, perumahan, karakteristik fisik dasar ABSTRACT The rising city led to increased activities and land needs, while the land despite being one of the natural resources of the most valuable but has limited both the availability and capacitibility. Housing and facilities requires the most land area than any other designation. The physical condition greatly affects the basis of land suitability as environmental land use hydrology, geomorphology, geology, soil and atmosphere (Catanese ed., 1992:338). Fakfak City which is a region hilly with a slope towards the north or from sea to land, residential land use occupies the slope above 10%, where that is a constraint on housing development and facilities. Housing development on land with a slope of above 10%, requires a lot of considerations to determine suitability of the land. Was necessary to study land for housing suitability based in the city Fakfak characteristic of basis of slope, soil and rock types, climatic conditions, disaster-prone areas and the provision of infrastructure. With the known land suitability, land use, especially for housing can be done on particular areas that do not suitability of land development and prevention arrangement for the safety and comfort of residents in areas less suitable. Physical condition of land slope, soil and rock types, climatic conditions, disasterprone areas and the provision of infrastructure greatly affect the suitability of land for housing. Analysis of the suitability of climatic conditions that are the result of the superposition of maps of temperature, pressure and humidity, wind and solar orientation. Analysis of disaster-prone areas, for earthquake and tsunami descriptively determined position on the map of the city Fakfak epicenter distribution and tsunami-prone coast, while the areas prone to landslides and floods are the result of superposition map of rainfall, slope, soil type and vegetation. Analysis of infrastructure provision is performed to determine the level of ease of manufacturing infrastructure superposition obtained from the slope maps, soil and rock types and rainfall. Next is to determine the land suitability class housing from the superposition of maps suitability to climatic conditions, disaster-prone areas, provision of infrastructure, the slope and the type of soil and rock. In general, the suitability of land for housing in the city Fakfak is in accordance with the expansion of 76.38% while the rest included in the class is not appropriate, but in this class including the village with a high density relatives such as village Gwerpe and Lusypkeri compared with other regions. Setting the form of technical assistance in housing construction and the arrangement needs to be done especially in the both ward. The form of technical assistance as knowledge of tsunami and landslope wizard. Keywords: rising city, land suitability, housing, basic physical characteristics

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:24146
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:24 Nov 2010 09:26
Last Modified:24 Nov 2010 09:26

Repository Staff Only: item control page